CEO Hyundai Motor North America, Randy Parker, juga menyoroti berbagai tantangan yang menanti industri otomotif di semester kedua 2025. "Paruh kedua tahun ini akan penuh tantangan. Banyak hambatan di depan, mulai dari suku bunga yang masih tinggi hingga ketidakpastian politik," katanya.
Sementara itu, Pat Ryan, CEO aplikasi belanja mobil CoPilot, mengatakan bahwa kenaikan harga mobil baru telah mendorong sebagian pembeli beralih ke pasar mobil bekas. Namun, ia memperingatkan bahwa pasar tersebut juga mulai terasa lebih sulit diakses.
Baca Juga: Penjualan Tesla Terus Menurun, Dampak Politik Elon Musk dan Persaingan Ketat Jadi Sorotan
Dengan kondisi ekonomi yang masih fluktuatif dan kebijakan tarif yang belum pasti, industri otomotif AS kini berada di persimpangan penting. Sektor ini harus mencari strategi baru agar dapat mempertahankan daya saing di tengah tekanan biaya dan ketidakpastian konsumen.
Artikel Terkait
BREAKING NEWS: Polda Sulteng Gagalkan Peredaran 40 Kg Sabu, Selamatkan 202 Ribu Jiwa
Penjualan Tesla Terus Menurun, Dampak Politik Elon Musk dan Persaingan Ketat Jadi Sorotan
Trump Ancam Potong Subsidi untuk Tesla dan SpaceX, Hubungan dengan Elon Musk Memanas
Naik Pangkat, Naik Tanggung Jawab: 35 Personel Polres Bangkep Diingatkan Arti Sebuah Pangkat
Wali Kota Palu Dukung Kemandirian Difabel, Siapkan Bantuan Modal Hingga Ruang Usaha
Wali Kota Palu dan Rektor UIN Datokarama Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Pengembangan UMKM
Sunatan Massal Berujung Luka Serius, Ibu Korban Tuntut Pertanggungjawaban Tenaga Medis Diduga P3K
HUT Bhayangkara ke-79, Presiden Prabowo Minta Polisi Turun ke Rakyat dan Rasakan Penderitaan Warga
Suzuki Fronx Tampil Elegan, Tapi Ini Deretan Kekurangannya yang Perlu Diketahui
Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Sulteng Umrohkan 6 Penggali Kubur dan Pengurus Jenazah