Penjualan Tesla Terus Menurun, Dampak Politik Elon Musk dan Persaingan Ketat Jadi Sorotan

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 1 Juli 2025 | 23:59 WIB
Kendaraan listrik Tesla terlihat di salah satu pusat pengiriman perusahaan di Valenton, dekat Paris, Prancis, pada 24 April 2025. Source FOTO: REUTERS
Kendaraan listrik Tesla terlihat di salah satu pusat pengiriman perusahaan di Valenton, dekat Paris, Prancis, pada 24 April 2025. Source FOTO: REUTERS

JAKARTA,METROSELEBES.COM-Tesla Inc. diperkirakan kembali mencatat penurunan jumlah pengiriman kendaraan listrik (EV) secara kuartalan pada Rabu mendatang, seiring tekanan yang terus meningkat dari reaksi publik terhadap pandangan politik CEO Elon Musk dan persaingan global yang makin ketat. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (01/07/2025).

Baca Juga: BREAKING NEWS: Polda Sulteng Gagalkan Peredaran 40 Kg Sabu, Selamatkan 202 Ribu Jiwa

Menurut konsensus 23 analis yang dihimpun oleh Visible Alpha, Tesla diperkirakan mengirimkan sekitar 394.380 unit kendaraan selama kuartal kedua yang berakhir pada Juni 2025, turun lebih dari 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini akan menjadi yang kedua berturut-turut setelah sebelumnya Tesla juga melaporkan penurunan 13% pada kuartal pertama.

 

Fokus Beralih, Tantangan Bertambah

 

Meskipun Elon Musk terus menggembar-gemborkan masa depan robotaxi sebagai inti transformasi Tesla, sebagian besar pendapatan dan keuntungan perusahaan saat ini masih bertumpu pada penjualan kendaraan listrik konvensional. Namun, lini produk Tesla yang mulai menua menghadapi tekanan dari tingginya suku bunga, serta kemunculan banyak pesaing baru — terutama dari Tiongkok.

Baca Juga: Detik Menegangkan Penyelamatan Anak Yang Tenggelam: Ilmu Sederhana yang Selamatkan Nyawa

Penjualan global EV memang masih tumbuh, meski dengan kecepatan yang melambat. Namun, penurunan penjualan tahunan Tesla pada 2024 menjadi alarm penting, menandai pertama kalinya terjadi dalam satu dekade terakhir. Elon Musk sebelumnya menargetkan pertumbuhan penjualan 20–30% per tahun, namun kini memproyeksikan hanya akan tumbuh kembali mulai 2025 — sebuah revisi target yang dinilai terlalu konservatif oleh banyak analis. Konsensus pasar justru memperkirakan penurunan penjualan sebesar 8% untuk tahun ini.

 

Model Y Baru Tak Sesuai Ekspektasi

 

Tesla menyebut bahwa penurunan pada kuartal sebelumnya disebabkan oleh jeda produksi untuk menyiapkan versi penyegaran dari Model Y, SUV terlaris mereka. Namun, peluncuran Model Y terbaru ternyata tidak mampu membangkitkan permintaan sesuai harapan.

Baca Juga: BPJS Tak Sebening Janji: RSUD Cibabat Kembali Viral karena Penanganan Lamban

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X