Penjualan Mobil di AS Naik pada Kuartal Kedua, Tapi Ancaman Tarif dan Harga Tinggi Bayangi Paruh Akhir Tahun

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Rabu, 2 Juli 2025 | 06:55 WIB
Kendaraan-kendaraan baru terlihat di tempat parkir di Pelabuhan Richmond, di teluk San Francisco, California, pada 8 Juni 2023. Source FOTO: REUTERS
Kendaraan-kendaraan baru terlihat di tempat parkir di Pelabuhan Richmond, di teluk San Francisco, California, pada 8 Juni 2023. Source FOTO: REUTERS

SAN FRANCISCO,METROSELEBES.COM-Penjualan mobil baru di Amerika Serikat mengalami peningkatan pada kuartal kedua 2025, didorong oleh tingginya permintaan terhadap kendaraan berbahan bakar bensin. Namun, para pelaku industri otomotif mulai bersiap menghadapi tantangan pada paruh kedua tahun ini, seiring rencana Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif baru yang diperkirakan akan mendorong lonjakan harga kendaraan. Seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (02/07/2025).

Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Sulteng Umrohkan 6 Penggali Kubur dan Pengurus Jenazah

General Motors (GM) mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 7 persen dan tetap menjadi produsen mobil teratas di AS. Keberhasilan ini sebagian besar ditopang oleh tingginya permintaan terhadap SUV crossover berbiaya rendah seperti Chevrolet Trax.

 

Namun, para analis memperingatkan bahwa lonjakan penjualan ini sebagian besar disebabkan oleh pembelian yang dipercepat oleh konsumen yang sensitif terhadap harga, sebelum tarif diberlakukan. Ketika harga mulai merangkak naik, dorongan tersebut diperkirakan akan melemah.

 

Ford Motor, rival utama GM, melaporkan lonjakan penjualan sebesar 14,2 persen dalam periode yang sama. Sementara itu, unit Toyota Motor di Amerika Utara membukukan kenaikan sebesar 7,2 persen. Hyundai Motor juga menunjukkan performa solid dengan peningkatan penjualan tahunan sebesar 10 persen di pasar AS.

Baca Juga: Suzuki Fronx Tampil Elegan, Tapi Ini Deretan Kekurangannya yang Perlu Diketahui

Namun, dengan rata-rata harga mobil baru yang hampir menyentuh angka $50.000, kekhawatiran soal keterjangkauan mulai meningkat. Tarif baru diperkirakan akan lebih berdampak pada model-model impor yang ramah anggaran seperti Ford Maverick dan Chevrolet Trax.

 

"Sebagian besar lonjakan permintaan yang terlihat pada April dan Mei kini telah terpenuhi. Jadi, permintaan konsumen diprediksi akan melemah dalam beberapa bulan ke depan," ujar Charlie Chesbrough, ekonom senior di Cox Automotive.

Baca Juga: Naik Pangkat, Naik Tanggung Jawab: 35 Personel Polres Bangkep Diingatkan Arti Sebuah Pangkat

Data dari Wards Intelligence menunjukkan bahwa penjualan kendaraan baru di AS pada Juni mencapai sekitar 1,25 juta unit, dengan laju tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 15,34 juta unit.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X