Produk Udang Beku Asal Indonesia Diblacklist FDA Amerika Serikat Karena Diduga Terkontaminasi Radioaktif

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:21 WIB
Ilustrasi produk udang beku yang dipasarkan di AS. ( Foto : Unsplash.com/JoannaStołowicz)
Ilustrasi produk udang beku yang dipasarkan di AS. ( Foto : Unsplash.com/JoannaStołowicz)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration/FDA) mengeluarkan peringatan keras terkait produk udang beku asal Indonesia yang dipasarkan di jaringan ritel Walmart.

Produk tersebut diduga terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137).

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa, 19 Agustus 2025, FDA menyebut temuan Cs-137 terdeteksi pada kontainer pengiriman serta produk udang beku yang diproses oleh PT Bahari Makmur Sejati Indonesia (BMS Food).

Baca Juga: Tarif Trump Diperluas, Suku Cadang Mobil Hingga Furnitur Kini Kena Dampak

Produk udang beku mentah dari perusahaan tersebut diketahui telah dipasarkan melalui Walmart di 13 negara bagian, termasuk Alabama, Arkansas, Florida, Georgia, Kentucky, Louisiana, Missouri, Mississippi, Ohio, Oklahoma, Pennsylvania, Texas, dan Virginia Barat.

“Jika Anda baru saja membeli udang beku mentah dari Walmart yang sesuai dengan deskripsi ini, buanglah. Jangan makan atau sajikan produk ini,” tulis FDA dalam pernyataan yang dikutip dari Time Magazine, Rabu, 20 Agustus 2025.

Paparan Cs-137, meskipun dalam jumlah terbatas, dapat merusak DNA sel tubuh dan berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Baca Juga: Brasil Tolak Investigasi Dagang AS, Sengketa Mengarah ke WTO

FDA menjelaskan, kadar isotop yang terdeteksi masih berada di bawah ambang kekhawatiran. Namun, langkah penarikan produk dilakukan sebagai upaya pencegahan agar masyarakat tidak mengalami paparan dosis rendah secara berulang.

“Paparan berulang terhadap Cs-137 dosis rendah dapat meningkatkan risiko kanker, akibat kerusakan DNA di dalam sel-sel hidup tubuh,” demikian pernyataan FDA.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Bahari Makmur Sejati maupun Walmart belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan kontaminasi tersebut. ***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X