JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pemerintah memastikan bahwa program pendanaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa skema pembiayaan tersebut berasal dari plafon pinjaman bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan bukan dana APBN langsung.
Skema pendanaan ini menjadi inovasi strategis di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peran koperasi desa.
Baca Juga: DPR Usul Larangan Akun Ganda, Demi Jaga Ekosistem Digital Nasional
Zulhas menyebut, bunga pinjaman yang ditetapkan untuk koperasi hanya 6%, sama seperti bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga sangat terjangkau bagi pelaku usaha mikro dan koperasi di desa.
Dalam pernyataannya, Zulhas menyebutkan bahwa melalui pembiayaan ini, koperasi desa bisa mengelola dan mendistribusikan sembako dengan margin keuntungan wajar, yang sekaligus membantu suplai pangan murah bagi masyarakat tanpa mengandalkan subsidi negara secara langsung.
“Sembako ada untungnya,” ujar Zulhas, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan manfaat ekonomi baik bagi koperasi sebagai pelaksana maupun masyarakat sebagai penerima manfaat.
Baca Juga: 78 Ribu Kopdes Resmi: Bukti Kedaulatan Ekonomi Dimulai dari Desa
Program ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, hingga kuartal pertama 2025, terdapat lebih dari 153.000 koperasi aktif di Indonesia, namun belum semua memiliki akses ke sumber pembiayaan formal.
Skema pembiayaan Himbara ini menjadi jawaban untuk mengisi kekosongan tersebut.
Baca Juga: Wells Fargo Hentikan Perjalanan ke China Usai Karyawannya Dilarang Keluar dari Negara Itu
Untuk mempercepat implementasi, Kementerian terkait tengah menyusun panduan teknis pengajuan pinjaman bagi koperasi desa agar prosesnya sederhana, cepat, dan tepat sasaran.
Artikel Terkait
Mimpi Besar di Grup Neraka: Timnas Indonesia Siap Hadapi Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kopdes Merah Putih: Tiga Tahap Bangun Kemandirian Ekonomi Desa
DPR Soroti Kinerja Lemah Kemendag, Anggaran Diminta Bukti Nyata
Uber Investasikan $300 Juta ke Lucid untuk Luncurkan 20.000 Robotaxi Mulai 2026
Krisis SDM Melanda Badan Keselamatan Mobil AS, Lebih dari 25% Pegawai Mundur
Tarik Diri dari Pasar AS, Volvo Pangkas Penjualan dan Hentikan Model Sedan karena Tekanan Tarif
Jaguar Land Rover Dukung Proyek Daur Ulang Baterai EV di Inggris, Didanai Pemerintah Rp55 Triliun
Wells Fargo Hentikan Perjalanan ke China Usai Karyawannya Dilarang Keluar dari Negara Itu
78 Ribu Kopdes Resmi: Bukti Kedaulatan Ekonomi Dimulai dari Desa
DPR Usul Larangan Akun Ganda, Demi Jaga Ekosistem Digital Nasional