JAKARTA, METROSELEBES.COM – Hingga Juli 2025, tercatat sebanyak 78.271 Koperasi Desa (Kopdes) resmi telah terbentuk di seluruh Indonesia.
Data dari Kementerian Koperasi dan UKM ini mencerminkan antusiasme luar biasa masyarakat desa dalam membangun kekuatan ekonomi berbasis gotong royong yang transparan dan partisipatif.
Pembentukan Kopdes ini berasal dari proses Musyawarah Desa yang dilakukan secara terbuka dan demokratis, bukan melalui penunjukan dari atas.
Baca Juga: Wells Fargo Hentikan Perjalanan ke China Usai Karyawannya Dilarang Keluar dari Negara Itu
Dari total 81.147 musyawarah desa yang tercatat, sebanyak 96,45% Kopdes telah berbadan hukum, memastikan kepastian hukum dan legalitas dalam operasional koperasi.
Tingginya angka partisipasi desa dalam mendirikan koperasi ini menunjukkan bahwa kedaulatan ekonomi benar-benar bisa dimulai dari desa, sesuai dengan prinsip pembangunan dari bawah.
Kopdes tidak hanya menjadi sarana usaha bersama, tetapi juga wadah bagi masyarakat desa untuk mengelola sumber daya secara mandiri, meningkatkan pendapatan, dan membuka lapangan kerja lokal.
Baca Juga: Jaguar Land Rover Dukung Proyek Daur Ulang Baterai EV di Inggris, Didanai Pemerintah Rp55 Triliun
Program ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk memperluas ekosistem koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Sebelumnya, dalam laporan Kementerian Koperasi tahun 2024, tercatat bahwa desa yang memiliki koperasi aktif mengalami pertumbuhan ekonomi 2-3% lebih tinggi dibandingkan desa yang belum membentuk koperasi.
Keberhasilan 78 ribu lebih Kopdes ini juga didorong oleh sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa dalam memastikan dukungan pelatihan manajemen koperasi, digitalisasi keuangan, serta akses pendanaan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Baca Juga: Tarik Diri dari Pasar AS, Volvo Pangkas Penjualan dan Hentikan Model Sedan karena Tekanan Tarif
“Ekonomi gotong royong benar-benar hidup dari desa,” tulis akun resmi @infokopdes sebagai pernyataan penegasan terhadap kebangkitan ekonomi berbasis komunitas yang kini terbukti nyata dan terstruktur.
Artikel Terkait
Penurunan Tarif Impor Jadi Momentum Emas Diplomasi Dagang RI-AS
Ledakan Mengguncang Jantung Damaskus, Wartawan Al Jazeera Nyaris Jadi Korban Serangan Udara Israel DAMASKUS,
Mimpi Besar di Grup Neraka: Timnas Indonesia Siap Hadapi Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kopdes Merah Putih: Tiga Tahap Bangun Kemandirian Ekonomi Desa
DPR Soroti Kinerja Lemah Kemendag, Anggaran Diminta Bukti Nyata
Uber Investasikan $300 Juta ke Lucid untuk Luncurkan 20.000 Robotaxi Mulai 2026
Krisis SDM Melanda Badan Keselamatan Mobil AS, Lebih dari 25% Pegawai Mundur
Tarik Diri dari Pasar AS, Volvo Pangkas Penjualan dan Hentikan Model Sedan karena Tekanan Tarif
Jaguar Land Rover Dukung Proyek Daur Ulang Baterai EV di Inggris, Didanai Pemerintah Rp55 Triliun
Wells Fargo Hentikan Perjalanan ke China Usai Karyawannya Dilarang Keluar dari Negara Itu