Jaguar Land Rover Dukung Proyek Daur Ulang Baterai EV di Inggris, Didanai Pemerintah Rp55 Triliun

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Jumat, 18 Juli 2025 | 07:37 WIB
Seorang staf bekerja di lini produksi di pabrik Jaguar Land Rover di Solihull, Inggris, 15 Desember 2022. Source FOTO: REUTERS
Seorang staf bekerja di lini produksi di pabrik Jaguar Land Rover di Solihull, Inggris, 15 Desember 2022. Source FOTO: REUTERS

WEST MIDLANDS,METROSELEBES.COM-Sebuah proyek ambisius untuk mendaur ulang baterai kendaraan listrik (EV) di Inggris telah mendapatkan suntikan dana dari pemerintah Inggris melalui program DRIVE35 senilai 2,5 miliar poundsterling (sekitar Rp55 triliun). Proyek ini bertujuan untuk mengekstraksi kembali mineral penting seperti litium, nikel, dan kobalt dari baterai bekas pakai, dan merupakan bagian dari upaya nasional menuju transisi energi bersih. Seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (18/07/2025).

Baca Juga: Tarik Diri dari Pasar AS, Volvo Pangkas Penjualan dan Hentikan Model Sedan karena Tekanan Tarif

Startup teknologi bersih Mint Innovation mengumumkan bahwa proyek tersebut akan berlangsung selama tiga tahun di wilayah West Midlands dan melibatkan beberapa mitra strategis, termasuk produsen mobil mewah Jaguar Land Rover—unit dari Tata Motors, perusahaan daur ulang LiBatt Recycling, serta departemen Warwick Manufacturing Group dari University of Warwick.

 

Langkah ini menjadi signifikan mengingat target pemerintah Inggris untuk menghentikan penjualan mobil bensin dan diesel baru pada tahun 2035. Namun demikian, secara global, permintaan terhadap kendaraan listrik masih belum memenuhi ekspektasi. Biaya awal yang tinggi masih menjadi kendala utama bagi banyak konsumen, menurut survei industri terbaru.

 

Meski Inggris terus mendorong industri otomotifnya menuju elektrifikasi, tekanan global masih terasa. Pada bulan April lalu, pemerintah melonggarkan target transisi kendaraan listrik guna memberi ruang bagi pelaku industri yang terdampak kebijakan tarif impor dari Amerika Serikat. Sementara itu, Jaguar Land Rover pada bulan Juni menurunkan proyeksi margin fiskal tahun 2026 karena melemahnya permintaan global, bahkan membatalkan rencana pembangunan pabrik EV senilai $1 miliar di India Selatan.

Baca Juga: Krisis SDM Melanda Badan Keselamatan Mobil AS, Lebih dari 25% Pegawai Mundur

Proyek daur ulang ini diharapkan menjadi solusi strategis untuk memperkuat rantai pasok bahan baku baterai secara domestik, mengurangi ketergantungan pada impor, dan mempercepat target net-zero emisi karbon yang dicanangkan Inggris.

 

Tentang DRIVE35

DRIVE35 adalah inisiatif pemerintah Inggris yang diluncurkan pada bulan Juli 2025 oleh Departemen Bisnis dan Perdagangan. Program ini bertujuan mempercepat transformasi industri otomotif Inggris menuju kendaraan listrik dan netral karbon, dengan fokus pada inovasi teknologi dan pengembangan kapasitas industri lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X