Tarik Diri dari Pasar AS, Volvo Pangkas Penjualan dan Hentikan Model Sedan karena Tekanan Tarif

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Jumat, 18 Juli 2025 | 07:19 WIB
Seorang staf membersihkan sedan Volvo S90 yang dipamerkan selama hari media di pameran Auto Shanghai di Shanghai, Tiongkok, pada 20 April 2021. Source FOTO: REUTERS
Seorang staf membersihkan sedan Volvo S90 yang dipamerkan selama hari media di pameran Auto Shanghai di Shanghai, Tiongkok, pada 20 April 2021. Source FOTO: REUTERS

STOCKHOLM,METROSELEBES.COM-Volvo Cars mengumumkan penghentian penjualan sejumlah model kendaraan di Amerika Serikat tahun ini, menyusul dampak signifikan dari tarif impor tinggi yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Keputusan ini menandai langkah drastis dari salah satu produsen mobil global yang paling terdampak oleh kebijakan perdagangan baru AS. Seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (17/07/2025).

Baca Juga: Krisis SDM Melanda Badan Keselamatan Mobil AS, Lebih dari 25% Pegawai Mundur

Volvo, yang dimiliki oleh Geely Holding asal Tiongkok, menyampaikan kepada Reuters bahwa mereka telah menarik beberapa model sedan dan station wagon dari portofolio AS, karena menurunnya minat pasar dan tekanan biaya akibat tarif. Akibatnya, hanya sekitar separuh dari 13 model global Volvo yang akan tersedia di pasar Amerika mulai tahun ini.


Kendaraan-kendaraan Volvo yang diproduksi di luar AS—terutama di Eropa dan Tiongkok—terkena tarif impor hingga 27,5% untuk mobil buatan Eropa dan lebih dari 100% untuk mobil buatan Tiongkok. Kebijakan ini membuat sejumlah produsen seperti Aston Martin dan Nissan juga membatasi ekspor ke AS atau menghentikan produksi untuk model tertentu.

 

“Jika Anda ingin mengurangi penjualan ke AS, maka Anda harus memaksimalkan nilai dari setiap unit yang masih dijual,” ujar Andy Leyland, pendiri SC Insight, konsultan rantai pasok.

 

Fokus ke SUV dan Model Bermargin Tinggi

Baca Juga: Uber Investasikan 0 Juta ke Lucid untuk Luncurkan 20.000 Robotaxi Mulai 2026

Sebagai langkah strategis, Volvo kini hanya memasarkan SUV di AS, kecuali model station wagon V60. Produksi sedan S60 di pabrik Volvo di Carolina Selatan telah dihentikan sejak tahun lalu, sedangkan penjualan S90 buatan Tiongkok juga telah ditangguhkan. Model terbaru ES90 dinilai tidak lagi menguntungkan untuk dijual di pasar AS.

 

Volvo juga mengonfirmasi bahwa mereka akan menghentikan secara global salah satu station wagon terakhirnya, V90, akibat permintaan yang terus menurun.

 

Sementara itu, penjualan model listrik EX40 buatan Eropa sempat dihentikan sementara, meskipun perusahaan mengatakan akan melanjutkan distribusi dalam waktu dekat tanpa memberikan alasan yang jelas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X