Uber Investasikan $300 Juta ke Lucid untuk Luncurkan 20.000 Robotaxi Mulai 2026

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Jumat, 18 Juli 2025 | 06:56 WIB
SUV listrik Gravity milik Lucid terlihat dalam pratinjau di kantor pusat Lucid di Newark, California, AS, pada 3 November 2023. Source FOTO: REUTERS
SUV listrik Gravity milik Lucid terlihat dalam pratinjau di kantor pusat Lucid di Newark, California, AS, pada 3 November 2023. Source FOTO: REUTERS

SAN FRANCISCO,METROSELEBES.COM-Uber mengumumkan investasi sebesar $300 juta ke produsen kendaraan listrik Lucid Motors sebagai bagian dari kerja sama ambisius di bidang taksi otonom (robotaxi). Proyek ini dijadwalkan mulai beroperasi di salah satu kota besar di Amerika Serikat pada akhir 2026. Seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (17/07/2025).

Baca Juga: DPR Soroti Kinerja Lemah Kemendag, Anggaran Diminta Bukti Nyata

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Kamis, Uber, Lucid, dan perusahaan teknologi kendaraan otonom Nuro menyatakan bahwa lebih dari 20.000 unit SUV listrik Lucid Gravity akan diintegrasikan dengan teknologi swakemudi milik Nuro dan digunakan oleh Uber selama enam tahun, dimulai pada 2026.

 

Kesepakatan ini menandai kembalinya Uber ke sektor kendaraan otonom, setelah sebelumnya menghentikan divisi internal AV mereka pada 2020. Kini, Uber mengadopsi strategi kemitraan dengan berbagai pengembang teknologi swakemudi, termasuk Waymo milik Alphabet dan Aurora Innovation.

 

Lucid mengonfirmasi dalam dokumen terpisah kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) bahwa dari total dana investasi, $300 juta akan dialokasikan khusus untuk perusahaan mereka. Sementara itu, investasi tambahan juga akan disalurkan ke Nuro sebagai penyedia teknologi otonom.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih: Tiga Tahap Bangun Kemandirian Ekonomi Desa

Dorongan Baru di Tengah Tantangan Lama

 

Langkah ini mencerminkan kebangkitan minat pada teknologi kendaraan otonom, setelah gelombang awal investasi di bidang ini sempat gagal menghasilkan produk massal. Tesla baru-baru ini meluncurkan uji coba robotaxi terbatas di Austin, Texas, dan Waymo tengah memperluas layanannya di berbagai kota AS, dengan total 1.500 kendaraan dan 100 juta mil jarak tempuh otonom.

 

Namun, tantangan tetap besar. Biaya tinggi, regulasi ketat, dan pengawasan dari pemerintah federal telah membuat beberapa pemain besar seperti Cruise milik General Motors memilih mundur. Meski demikian, perusahaan seperti Zoox milik Amazon masih terus berupaya meluncurkan layanan robotaxi di kota seperti Las Vegas.

 

Lucid dan Nuro: Kolaborasi Teknologi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X