RAPBN 2026: Wajah Masa Depan Indonesia, Fraksi-Fraksi DPR Diminta Lebih Kritis dan Visioner

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 12 Juni 2025 | 13:48 WIB
Fraksi fraksi di DPR RI diimbau untuk lebih kritis dan visioner dalam menanggapi kerangka ekonomi makro serta kebijakan fiskal yang diajukan pemerintah. (Instagram dpr.ri)
Fraksi fraksi di DPR RI diimbau untuk lebih kritis dan visioner dalam menanggapi kerangka ekonomi makro serta kebijakan fiskal yang diajukan pemerintah. (Instagram dpr.ri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Pembahasan RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan penting dalam sidang parlemen.

Fraksi fraksi di DPR RI diimbau untuk lebih kritis dan visioner dalam menanggapi kerangka ekonomi makro serta kebijakan fiskal yang diajukan pemerintah.

Pasalnya, RAPBN 2026 bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan arah dan masa depan bangsa Indonesia.

Dalam unggahan resmi di akun Instagram @dpr_ri, disampaikan bahwa RAPBN 2026 merupakan gambaran visi dan harapan seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Jadi Senjata Ampuh Lawan Rentenir dan Pinjaman Online Ilegal

APBN nantinya tidak hanya menentukan ke mana uang negara akan mengalir, tetapi juga mencerminkan prioritas nasional dalam hal kesejahteraan sosial, pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga perlindungan sosial.

Fraksi di DPR, yang disebut sebagai miniatur rakyat, memiliki tanggung jawab besar dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.

Oleh karena itu, saat Menteri Keuangan menyampaikan kerangka fiskal, fraksi-fraksi harus cermat menelaahnya dan memberikan masukan substansial.

Baca Juga: SPMB Tanpa Diskriminasi, Komitmen Nasional Demi Pendidikan Adil 2025/2026

Tujuannya adalah memastikan bahwa APBN benar-benar berpihak pada rakyat, khususnya dalam menyelesaikan persoalan sosial dan ekonomi yang krusial.

Dalam hal ini, aspek pendapatan negara juga tak luput dari perhatian. Negara harus menggali sumber-sumber pendapatan secara maksimal namun berkelanjutan.

Belanja negara pun harus diarahkan secara efektif, terutama pada sektor-sektor yang menjadi prioritas rakyat, seperti kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.

Baca Juga: Pencairan Penebalan Bantuan Sosial (bansos) mulai Juni 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X