Menurut data Kementerian Keuangan, belanja negara dalam APBN 2025 telah dipatok sebesar Rp3.325 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya. Dengan tren kenaikan ini, penting agar anggaran 2026 diarahkan lebih tepat sasaran.
Sebuah laporan dari INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) juga mengingatkan pentingnya reformasi belanja untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
Sebagaimana ditegaskan dalam unggahan tersebut, “Ingat, APBN bukan hanya soal angka, tapi masa depan dan kesejahteraan kita bersama!” Pernyataan ini menggambarkan betapa strategisnya pembahasan RAPBN 2026 bagi pembangunan Indonesia ke depan.***
Artikel Terkait
Wagub Sulteng Apresiasi GIZ: Kakao dan Kopi Lokal Kian Mendunia Berkat Kolaborasi Global
Menilik Peluang Indonesia di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026: Masih Ada Harapan Garuda Terbang ke Amerika
Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana di Balik Izin Tambang Nikel Raja Ampat
Nadiem Makarim Buka Suara Soal Skandal Chromebook Rp9,9 Triliun: Siap Diperiksa dan Klarifikasi
Kejagung Periksa 13 Saksi Dugaan Korupsi Kredit Sritex: Dirut Sritex hingga Petinggi Bank BJB Dipanggil
Ahok Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Skandal Korupsi Lahan Rusun Cengkareng
BP Haji Ungkap Kronologi Munculnya Isu Pemangkasan 50 Persen Kuota Haji 2026, Singgung Kinerja Kemenag
Pencairan Penebalan Bantuan Sosial (bansos) mulai Juni 2025
SPMB Tanpa Diskriminasi, Komitmen Nasional Demi Pendidikan Adil 2025/2026
Kopdes Merah Putih Jadi Senjata Ampuh Lawan Rentenir dan Pinjaman Online Ilegal