Perang meletus saat Israel secara tiba-tiba menyerang fasilitas nuklir Iran dan membunuh sejumlah petinggi militer negara tersebut—serangan paling signifikan terhadap Iran sejak Perang Iran-Irak pada 1980-an.
Selama kampanye militer, Israel menyatakan siap menggulingkan rezim ulama Iran demi mencapai tujuannya. Iran bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan damai dan menolak tuduhan sedang mengembangkan senjata nuklir.
Baca Juga: HIPMI Digitalisasi Desa: Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Milenial
Pihak berwenang Iran menyatakan ratusan warga tewas akibat serangan udara. Namun, informasi lengkap mengenai kerusakan belum dapat diverifikasi secara independen karena ketatnya pengendalian media.
Di sisi lain, rudal balasan dari Iran telah menewaskan 28 orang di Israel, menandai untuk pertama kalinya rudal-rudal Iran menembus sistem pertahanan negeri tersebut dalam jumlah besar.