MOSKOW,METROSELEBES.COM-Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras tindakan militer Israel terhadap Iran dalam percakapan telepon pada Senin, menurut pernyataan resmi dari Kremlin. Kedua pemimpin tersebut menyebut serangan Israel sebagai sebuah “tindakan kekerasan” dan menyerukan penghentian segera terhadap segala bentuk permusuhan di kawasan. Seperti dikutip dari Reuters pada Senin (16/06/2025).
Baca Juga: PM Australia Desak Komitmen AUKUS dan Stabilitas Indo-Pasifik di Hadapan Trump
Dalam pernyataan yang dirilis Kremlin, disebutkan bahwa kedua belah pihak menyatakan keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel, yang telah menyebabkan banyak korban jiwa. Mereka menegaskan bahwa situasi yang semakin memburuk itu membawa risiko konsekuensi jangka panjang yang serius bagi stabilitas kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.
Putin dan Erdogan juga sepakat bahwa segala sengketa, termasuk yang berkaitan dengan program nuklir Iran, harus diselesaikan melalui cara-cara damai, yakni jalur politik dan diplomatik. “Kedua pemimpin mendesak agar segala bentuk kekerasan segera dihentikan, dan penyelesaian isu-isu krusial dilakukan secara damai,” tulis pernyataan tersebut.
Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah dan Pertemuan The Fed Bayangi Pasar, S&P 500 Futures Menguat Tipis
Selain itu, Rusia dan Turki sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan kerja sama erat guna mengawal perkembangan situasi regional. Langkah ini menunjukkan upaya kedua negara untuk memainkan peran aktif dalam mencegah meluasnya konflik bersenjata yang dapat mengganggu keamanan global.
Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran dunia internasional akan potensi pecahnya perang berskala besar di Timur Tengah.