Seorang pelajar Korea Selatan yang sedang belajar di AS, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa beberapa temannya kesulitan mendapatkan jadwal wawancara visa. Ia sendiri khawatir akan rencana masa depannya untuk bekerja di Amerika setelah lulus. "Amerika Serikat sekarang terasa sangat berbeda dibandingkan dengan masa lalu," katanya.
Baca Juga: Survei Indikator Politik: 67 Persen Warga Puas Terhadap Kinerja Polri Berantas Premanisme
Kebijakan keras terhadap imigrasi menjadi ciri khas pemerintahan Trump, yang kerap mendorong deportasi dan pencabutan visa dalam berbagai bentuk. Pengawasan terhadap media sosial pelajar asing kini menjadi salah satu alat dalam mencapai tujuan tersebut, memunculkan ketidakpastian baru bagi para pelajar yang ingin menempuh pendidikan di AS.