BUMN Satukan Kekuatan di Desa: Skema Kopdes Merah Putih Jadi Motor Baru Ekonomi Rakyat

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 29 Mei 2025 | 07:38 WIB
Pemerintah semakin menaruh perhatian serius terhadap pembangunan ekonomi desa melalui penguatan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes). (Instagra badanpangannasional)
Pemerintah semakin menaruh perhatian serius terhadap pembangunan ekonomi desa melalui penguatan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes). (Instagra badanpangannasional)

 

PESAWARAN, METROSELEBES.COM – Pemerintah semakin menaruh perhatian serius terhadap pembangunan ekonomi desa melalui penguatan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes).

Skema inovatif ini didesain menjadi saluran utama distribusi barang dan jasa dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) langsung ke masyarakat desa.

Harapannya, melalui langkah konkret ini, ekonomi rakyat bisa tumbuh lebih cepat dan merata.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi saat menghadiri acara "Peluncuran dan Dialog Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Provinsi Lampung" di Pesawaran, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Digadang Jadi Benteng Ekonomi Rakyat di Tengah Gempuran Kapitalisme

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Menko Pangan itu, Arief meninjau langsung unit-unit bisnis Kopdes yang telah berjalan dan menyatakan siap menjadi katalisator ekonomi desa.

“Mock-up bisnis Kopdes yang kita lihat hari ini adalah representasi nyata dari kolaborasi BUMN dengan masyarakat. Dengan konsep ini, Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi pengungkit ekonomi rakyat yang selama ini belum tersentuh sepenuhnya,” ujar Arief.

Ia menyebutkan bahwa Kopdes siap menjadi agen berbagai produk dan layanan, seperti pupuk bersama PT Pupuk Indonesia, sembako melalui Bulog, hingga minyak goreng dari PTPN.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Distribusi Subsidi

Bahkan sistem distribusi akan diperkuat dengan sistem inventory control milik PT Pos Indonesia. Di outlet Kopdes juga akan tersedia beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), dan produk BUMN lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga kuartal pertama tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 4,87 persen.

Salah satu motor utama pertumbuhan ini berasal dari pengeluaran rumah tangga—yang berarti daya beli masyarakat tetap kuat.

Baca Juga: ASN Kementerian Koperasi Resmi Bertugas: Langkah Awal Menuju Birokrasi Profesional dan Inovatif

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X