21 Kesepakatan Indonesia–Prancis Diteken, Prabowo–Macron Perkuat Kemitraan Strategis hingga 2050

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 29 Mei 2025 | 06:48 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (28/5/2025).  (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (28/5/2025). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Hubungan bilateral Indonesia dan Prancis mencatat tonggak penting dalam sejarah diplomatik kedua negara.

Sebanyak 21 dokumen kerja sama resmi ditandatangani dan diumumkan secara terbuka di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga: Investasi atau Intervensi? Apa Makna Sebenarnya Kesepakatan Indonesia-Prancis?

Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor strategis yang mencerminkan kesamaan visi jangka panjang dan tekad memperkuat kemitraan kedua negara.

Empat deklarasi bersama turut diadopsi kedua kepala negara, termasuk Joint Vision 2050 yang menjadi fondasi utama arah kerja sama jangka panjang Indonesia–Prancis.

Empat deklarasi tersebut antara lain:

  1. Deklarasi Bersama Pengembangan Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis hingga 2050 (Joint Vision 2050);
  2. Deklarasi Strategi di Bidang Kebudayaan;
  3. Deklarasi Penyelesaian Damai Konflik Palestina melalui Solusi Dua Negara;
  4. Pernyataan Bersama Presiden RI dan Presiden Prancis.

Baca Juga: Harmoni Global: Indonesia-Prancis Kukuhkan Kemitraan Strategis Menuju 100 Tahun Diplomasi

Tak hanya itu, sebanyak 11 kesepakatan resmi ditandatangani, terdiri dari 10 kesepakatan antarpemerintah (G-to-G) dan satu kesepakatan antarlembaga (P-to-P). Kesepakatan G-to-G mencakup sektor-sektor strategis seperti:

  • Diplomasi dan pengembangan SDM,
  • Pertahanan dan informasi rahasia,
  • Pertanian,
  • Mineral kritis dan logam,
  • Kehutanan berkelanjutan,
  • Ekonomi kreatif,
  • Transportasi,
  • Penanggulangan risiko bencana,
  • Kebudayaan, serta
  • Kerja sama strategis di bidang pertahanan.

Sementara itu, satu kesepakatan P-to-P menyasar pengembangan ekosistem olahraga berkuda antara PORDASI dan berbagai institusi Prancis seperti IFCE, FFE, France Galop, dan AFASEC.

Baca Juga: Jelang Kunjungan ke Indonesia, Presiden Prancis Macron Viral Usai Diduga Cekcok dengan Istri di Vietnam

Lima bentuk kolaborasi strategis juga turut ditampilkan dalam sesi showing, antara lain:

  1. Kolaborasi Badan Gizi Nasional dengan Danone dalam program peningkatan gizi nasional.
  2. Proyek hilirisasi nikel dan mineral kritis untuk kendaraan listrik oleh Danantara–INA–Eramet.
  3. Kerja sama PT RGE dengan TotalEnergies dalam pengembangan energi surya dan baterai.
  4. Produksi ragi untuk ketahanan pangan oleh PT Citra Bonang dan Lesaffre.
  5. Proyek hidrogen hijau dan pembiayaan energi bersih oleh PT SMI, PT PLN, dan HDF Energy.

Baca Juga: Eropa Bersiap Cekik Ekonomi Rusia: Prancis Desak Sanksi Penghabisan

Menambah daftar kerja sama strategis, Bank Indonesia dan Banque de France juga menyepakati kolaborasi di bidang moneter dan keuangan, mempertegas komitmen kedua negara terhadap stabilitas dan inovasi sektor keuangan.

“Penandatanganan keseluruhan 21 dokumen ini adalah bukti nyata bahwa kemitraan Indonesia–Prancis semakin erat, inklusif, dan berorientasi masa depan,” demikian siaran resmi dari Istana. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X