Tragedi Terburuk dalam Satu Dekade: Lebih dari 200 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Air India di Ahmedabad

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Kamis, 12 Juni 2025 | 21:39 WIB
Puing-puing pesawat Boeing 787 Dreamliner tergeletak di lokasi jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Puing-puing pesawat Boeing 787 Dreamliner tergeletak di lokasi jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

Sinyal Darurat dan Dugaan Awal. Pesawat dilaporkan lepas landas dari landasan 23 Bandara Ahmedabad pada pukul 13:39 waktu setempat. Menurut pihak pengatur lalu lintas udara, pesawat sempat mengirimkan sinyal “Mayday” namun tak lama kemudian hilang kontak. Situs pelacakan penerbangan Flightradar24 mengonfirmasi bahwa sinyal terakhir diterima hanya beberapa detik setelah pesawat mengudara.

 

Seorang konsultan keselamatan penerbangan asal AS, Anthony Brickhouse, menyebutkan bahwa video dari kejadian menunjukkan posisi roda pendarat yang masih terbuka saat pesawat seharusnya sudah dalam fase pendakian. “Secara visual, pesawat tampak seperti sedang dalam posisi mendarat, bukan lepas landas,” ujarnya.

Baca Juga: Pesan Menteri Sosial : Gunakan Bansos Secara Bijak, Prioritaskan Kebutuhan Pokok

Reaksi Global dan Investigasi Lanjutan. Pabrikan pesawat Boeing menyatakan tengah mengumpulkan informasi awal mengenai kejadian ini. Saham perusahaan tercatat turun hampir 7% dalam perdagangan pra-pasar. Sementara itu, GE Aerospace, produsen mesin pesawat, mengonfirmasi akan mengirim tim investigasi ke India untuk menganalisis data kokpit.

 

Pemerintah Inggris menyampaikan belasungkawa dan bekerja sama dengan otoritas India untuk mengidentifikasi dan membantu warga negaranya yang menjadi korban. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut kejadian ini sebagai “tragedi yang menghancurkan,” sementara Raja Charles menyatakan “terkejut dan sangat sedih.”

Baca Juga: Generasi Muda Tanpa Pernikahan Dini: Mataram Jadi Teladan Edukasi Anti Pernikahan Usia Anak

Perdana Menteri India Narendra Modi, yang berasal dari negara bagian Gujarat, tempat insiden terjadi, turut mengungkapkan kesedihannya melalui platform X. “Tragedi di Ahmedabad ini benar-benar memilukan,” tulisnya. Ia juga telah memerintahkan Menteri Penerbangan dan lembaga terkait untuk segera memberikan bantuan penuh kepada tim penyelamat dan keluarga korban.

 

Bandara Dibuka Kembali dengan Operasi Terbatas. Bandara Ahmedabad yang sempat ditutup total kini kembali beroperasi secara terbatas. Pengelola bandara, Adani Group, menyatakan duka mendalam atas tragedi tersebut dan menyampaikan komitmennya untuk mendukung upaya evakuasi dan bantuan kepada para korban.

Baca Juga: Bantuan Beras dan KUR Kopdes: Langkah Strategis Indonesia Dukung Palestina dan Ekonomi Desa

Ini merupakan kecelakaan fatal pertama yang melibatkan Boeing 787 Dreamliner sejak mulai digunakan secara komersial pada 2011. Pesawat yang jatuh pertama kali mengudara pada 2013 dan bergabung dengan armada Air India pada Januari 2014.

 

Air India, yang sebelumnya dimiliki negara, diakuisisi oleh konglomerat Tata Group pada 2022 dan bergabung dengan Vistara pada 2024.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X