Inggris Tingkatkan Tekanan terhadap Rusia dengan Sanksi Baru Sektor Militer dan Keuangan

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 20 Mei 2025 | 20:33 WIB
Huruf-huruf plastik yang disusun membentuk kata "Sanctions" ditempatkan di depan warna bendera Union Jack dan Rusia dalam ilustrasi ini. Source FOTO: REUTERS
Huruf-huruf plastik yang disusun membentuk kata "Sanctions" ditempatkan di depan warna bendera Union Jack dan Rusia dalam ilustrasi ini. Source FOTO: REUTERS

Inggris juga menyatakan sedang bekerja sama dengan mitra internasional untuk menurunkan batas harga minyak sebesar $60 per barel yang diberlakukan terhadap ekspor minyak Rusia menggunakan jasa pengiriman dan asuransi dari negara-negara industri utama.

 

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan para pemimpin negara utama Uni Eropa mendesak Amerika Serikat untuk ikut serta dalam upaya memperketat sanksi terhadap Rusia, menyusul penolakan Putin terhadap seruan gencatan senjata. Presiden AS Donald Trump dikabarkan telah berbicara melalui telepon dengan Putin pada hari Senin, namun tidak menghasilkan kesepakatan apapun terkait penghentian konflik.

Baca Juga: Menkeu Jepang: Pertemuan dengan AS Akan Fokus pada Stabilitas Nilai Tukar

Langkah tegas Inggris ini menandai babak baru dalam upaya kolektif Barat untuk membatasi kekuatan ekonomi dan militer Rusia di tengah konflik yang terus berkecamuk di Ukraina.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Rekomendasi

Terkini

X