Inggris juga menyatakan sedang bekerja sama dengan mitra internasional untuk menurunkan batas harga minyak sebesar $60 per barel yang diberlakukan terhadap ekspor minyak Rusia menggunakan jasa pengiriman dan asuransi dari negara-negara industri utama.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan para pemimpin negara utama Uni Eropa mendesak Amerika Serikat untuk ikut serta dalam upaya memperketat sanksi terhadap Rusia, menyusul penolakan Putin terhadap seruan gencatan senjata. Presiden AS Donald Trump dikabarkan telah berbicara melalui telepon dengan Putin pada hari Senin, namun tidak menghasilkan kesepakatan apapun terkait penghentian konflik.
Baca Juga: Menkeu Jepang: Pertemuan dengan AS Akan Fokus pada Stabilitas Nilai Tukar
Langkah tegas Inggris ini menandai babak baru dalam upaya kolektif Barat untuk membatasi kekuatan ekonomi dan militer Rusia di tengah konflik yang terus berkecamuk di Ukraina.