Pemerintah Atasi Permasalahan Beda Syarikah, Jemaah Haji Terpisah Dapat Fasilitas Hotel dan SPLP

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 10:09 WIB
Ilustrasi foto jemaah di Masjidil Haram.  (Foto : Pixabay/dinar_aulia)
Ilustrasi foto jemaah di Masjidil Haram. (Foto : Pixabay/dinar_aulia)

MADINAH, METROSELEBES.COM – Permasalahan jemaah calon haji yang terpisah dari rombongan kembali mencuat pada penyelenggaraan haji tahun ini.

Salah satu penyebab utama adalah penggunaan delapan perusahaan penyedia layanan (Syarikah) oleh Pemerintah Arab Saudi, berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya melibatkan satu Syarikah.

Baca Juga: Petugas Siapkan Hotel Khusus Bagi Jemaah Haji Yang Terpisah Dari Rombongan

Situasi ini berpotensi menimbulkan miskomunikasi, terutama ketika satu daerah diberi layanan oleh lebih dari satu Syarikah.

Akibatnya, sejumlah jemaah tidak dapat berangkat ke Makkah bersama rombongannya karena masalah teknis seperti perbedaan Syarikah hingga paspor yang belum ditemukan.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah menyiapkan hotel khusus sebagai tempat transit sementara bagi jemaah yang terpisah.

“Untuk yang beda Syarikah, secara bertahap sudah kita berangkatkan sesuai dengan Syarikahnya menuju Makkah,” ujar Kepala Daker Madinah, M Lutfi Makki, Sabtu, 17 Mei 2025.

Baca Juga: Tarif Baru Lumpuhkan Jalur Udara China-AS, Maskapai Alihkan Rute Kargo

Makki menambahkan, bagi jemaah yang belum menemukan paspornya, pihak PPIH akan mengajukan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) ke Konsulat Jenderal RI di Jeddah agar proses keberangkatan tetap bisa dilakukan.

Syarikah merupakan perusahaan resmi yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi untuk menangani layanan penunjang selama ibadah haji, seperti logistik, akomodasi, dan layanan kesehatan. Tahun ini, sistem baru dengan delapan Syarikah membuat koordinasi menjadi lebih kompleks.

Makki juga mengonfirmasi insiden pada kloter 10 embarkasi Surabaya (SUB10), di mana koper jemaah sempat diturunkan dari bus akibat miskomunikasi dengan pihak Syarikah.

Baca Juga: Grup Fantasi Sedarah di Facebook Viral, DPR RI Desak Polisi Bertindak: “Ini Gila dan Harus Dihukum!”

“Sudah diselesaikan. Rombongan diberangkatkan ke Makkah pada hari itu juga,” jelasnya.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran jemaah yang terdampak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X