NEW DELHI,METROSELEBES.COM–9 Mei 2025 Ketegangan antara India dan Pakistan mencapai puncaknya pada Kamis malam (8 Mei), setelah serangan udara dan serangkaian pemadaman listrik massal melanda berbagai kota di India, termasuk Jammu, Amritsar, dan Chandigarh. Warga sipil dilaporkan panik, dan kekhawatiran akan pecahnya perang terbuka kini menghantui jutaan orang di kedua negara.
Aqib Parray, warga Jammu, menggambarkan kepanikan yang terjadi saat lampu padam secara tiba-tiba. “Tiba-tiba ada suara ledakan keras. Dari atap rumah, saya melihat misil-misil berserakan di langit,” ujarnya. Akses internet pun langsung terputus.
Baca Juga: Tentang Insiden Tembakan Saat Pidato Donald Trump di Pennsylvania
Menurut Kementerian Pertahanan India, delapan misil yang diluncurkan dari drone asal Pakistan menyasar wilayah Jammu, Satwari, Samba, serta pangkalan militer di Udhampur dan Pathankot. Semua misil berhasil dihancurkan dan tidak ada korban jiwa, klaim India.
Namun, pemerintah Pakistan membantah telah melakukan serangan. Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, menyebut tidak ada lokasi di wilayah India yang diserang oleh negaranya.
Situasi semakin tegang setelah serangan India ke beberapa kota di Pakistan pada 7 Mei lalu, yang menurut pemerintah India menargetkan kelompok teroris, namun Pakistan menyatakan korban termasuk warga sipil dan anak-anak.
Baca Juga: CHINA & DUNIA KENA IMBAS: TRUMP TEMBAKKAN TARIF BARU UNTUK FILM
Warga Mengungsi dan Tak Bisa Tidur
Di sepanjang perbatasan dan Garis Kontrol (Line of Control), tembak-menembak artileri berat antara kedua militer telah menimbulkan korban sipil dan memaksa ribuan orang mengungsi. Beberapa kota di Punjab dan Gujarat memberlakukan pemadaman total untuk menghindari serangan udara.