Serangan Israel ke Rafah Malah Didukung AS, PBB Kutuk Zionis

photo author
Zein Fathur Ramadhan, Metro Selebes
- Rabu, 29 Mei 2024 | 16:36 WIB
Anak-anak di Palestina saat terjadi serangan Israel
Anak-anak di Palestina saat terjadi serangan Israel

METROSELEBES.COM - Selasa petang (28/5), asap hitam masih membubung tinggi di langit rafah Gaza wilayah yang saat ini dikepung tank-tank militer Israel.

Warga menyebut tank Israel memaksa masuk ke pusat rafah untuk pertama kalinya pada Selasa setelah pekan lamanya.

Pasukan zionis melancarkan serangan darat yang menimbulkan banyak korban jiwa dari warga sipil, lebih lanjut kepada ruters warga mengatakan tank dan kendaraan lapis baja yang dilengkapi senapan mesin terlihat di dekat masjid aluda rafah.

Baca Juga: Alasan Pencak Silat Dilarang di UFC; Gunakan Teknik Mematikan, Begini Penjelasannya

Sementara itu pada hari yang sama Gedung Putih mengatakan pihaknya tengah memantau penyelidikan atas serangan udara mematikan yang dilancarkan Israel ke rafah pada hari Minggu kemarin.

Namun saat ditanya apakah Amerika Serikat akan menarik lebih banyak bantuan militer ke Israel jurubicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan operasi militer Israel di rafah belum melewati batas. 

"Kita tidak bisa melihat semuanya tapi semua yang kita lihat memberitahu kita bahwa mereka tidak bergerak dalam Operasi Darat Besar-besaran di pusat-pusat populasi di pusat Rafa," kata John.

 

Disisi lain Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterz pada Selasa mengutuk serangan udara brutal Israel ke rafah pada 26 Mei lalu.

Melalui juru bicaranya Guteres menyerukan agar kengerian dan penderitaan warga Gaza harus segera dihentikan, "Mei serangan udara Pasukan Pertahanan Israel terhadap Rafa yang menghantam tenda-tenda tempat berlindung," kata Jubir Guteres.

Saat ini sebagian warga Gaza yang mengungsi di Rafah mulai mengungsi ke kanyonis yang berjarak sekitar 7 km dari rafah.

 

Mereka mengungsi pada Selasa di tengah pergerakan tank militer Israel yang masuk ke pusat Rafah.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Panca Saputra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X