MetroSelebes - Abu Ubaidah, nama yang kini menggema di kalangan rakyat Palestina, menjadi juru bicara yang sering diulang-ulang oleh Brigade Al-Qassam.
Pria bertopeng sorban keffiyeh itu menjadi sosok yang paling dicari oleh militer Israel sejak dimulainya pertempuran pada 7 Oktober 2023.
Nama asli Abu Ubaidah tidak diketahui oleh publik, namun Jubir Militer Israel, Avicai Adra, mengungkap bahwa nama aslinya adalah Huzaifah Samir Abdullah Alkahlot.
Meski pihak Israel merilis gambar Abu Ubaidah dalam sebuah video, Hamas menolak klaim tersebut sebagai berita dusta.
Abu Ubaidah telah lama dikenal oleh rakyat Palestina. Sejak tahun 2002, ia sering muncul di beberapa media untuk melakukan konferensi pers.
Anak Gaza yang dididik untuk gemar ke masjid dan dekat dengan Al-Quran, Abu Ubaidah kecil adalah hasil didikan dari senior Hamas seperti Sikh Ahmad Yasin, Rantisi, dan Abu Syaneb.
Ditunjuk sebagai juru bicara resmi Al-Qassam pada tahun 2005 setelah Israel menarik pasukannya dari Gaza, Abu Ubaidah berasal dari kota Natalia Gaza yang telah dijarah oleh Israel pada tahun 1948. Saat ini, ia tinggal di Jabalia sebelah timur Gaza.
Abu Ubaidah, lulusan S2 jurusan Usuluddin di salah satu Universitas Islam, fokus pada tanah suci antara Yahudi, Kristen, dan Islam.
Dikenal sebagai ahli perang psikolog melawan Zionis Israel, ia mengklaim bahwa militer Hamas berhasil menghancurkan 24 tank bulldozer dan truk dengan senjata anti-tank. "Serangan kami berhasil menghancurkan pasukan ini dengan pertolongan Allah subhanahu wa taala," ujar Abu Ubaidah dalam sebuah video pada Minggu, 5 November 20.
Keberanian dan ketegasan Abu Ubaidah menjadi inspirasi bagi rakyat Palestina, sementara misteri di seputar identitasnya semakin memperkuat legenda perlawanan mereka.
Meski berada di bayang-bayang, Abu Ubaidah terus menjadi simbol perlawanan dan semangat juang Palestina(free palestine).***