Inilah Identitas Pria Yang Ditemukan Gantung Diri di Lokasi Eks Likuifaksi Petobo Kota Palu

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Jumat, 16 Mei 2025 | 20:07 WIB
sesosok jenazah pria yang diduga gantung diri di kawasan lahan kosong eks likuifaksi Petobo, Jumat sore, 16 Mei 2025. (Foto : Humas Polresta Palu)
sesosok jenazah pria yang diduga gantung diri di kawasan lahan kosong eks likuifaksi Petobo, Jumat sore, 16 Mei 2025. (Foto : Humas Polresta Palu)

PALU, METROSELEBES.COM — Warga BTN Petobo Permai, Kecamatan Palu Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang diduga gantung diri di kawasan lahan kosong eks likuifaksi Petobo, Jumat sore, 16 Mei 2025.

Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Sonny (50), saat sedang mencari pakan ternak di sekitar lokasi.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Buka Lowongan? Ternyata Ini Fakta Mengejutkannya

Dia mencium bau busuk yang mencurigakan dan setelah ditelusuri, ditemukan tubuh pria tergantung di sebuah pohon.

"Begitu saya lihat ada mayat, saya langsung panggil warga dan lapor RW," ujar Sonny kepada wartawan.

Personel Polsek Palu Selatan yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian, disusul Tim Identifikasi Polresta Palu sekitar pukul 18.00 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Mimpi Indah yang Berujung Luka: Fakta Mengejutkan di Balik PMI yang Tak Banyak Diketahui

Hasil pemeriksaan awal menemukan barang-barang pribadi milik korban, termasuk dompet dan telepon genggam. Dari dalam dompet ditemukan identitas atas nama Diky Irawan (29), warga Jalan Kamboja, Kelurahan Petobo.

Keluarga korban yang datang ke lokasi membenarkan identitas tersebut dan meminta agar jenazah segera dibawa ke rumah duka di BTN Petobo Permai untuk dimakamkan.

Kapolresta Palu, Kombes Pol. Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Palu Selatan, AKP Atmaji Sugeng Wibowo, STK, S.I.K., membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Misi Merah Putih: Bergerak Cepat Bentuk Koperasi Desa Demi Kemandirian Ekonomi

“Kami sudah menurunkan tim identifikasi dan mengamankan lokasi sejak awal laporan diterima untuk memastikan proses berjalan tertib dan transparan,” kata AKP Atmaji.

Dari hasil sementara, jenazah diperkirakan sudah meninggal dunia sejak tiga hingga empat hari sebelum ditemukan, mengingat kondisi tubuh korban sudah mengalami pembusukan.

Lokasi TKP yang terpencil dan jauh dari pemukiman membuat kejadian ini tidak cepat terdeteksi warga. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X