Tahun Ajaran Baru 2025, Sekolah Rakyat Siap Dimulai 14 Juli

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 25 Juni 2025 | 06:05 WIB
Tahun ajaran baru 2025 akan menjadi momen penting bagi dunia pendidikan dengan dimulainya program Sekolah Rakyat pada 14 Juli mendatang. (Instagram gusipul_id)
Tahun ajaran baru 2025 akan menjadi momen penting bagi dunia pendidikan dengan dimulainya program Sekolah Rakyat pada 14 Juli mendatang. (Instagram gusipul_id)

 

BANDUNG, METROSELEBES.COM – Tahun ajaran baru 2025 akan menjadi momen penting bagi dunia pendidikan dengan dimulainya program Sekolah Rakyat pada 14 Juli mendatang.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Abdul Mu’ti, yang juga menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Informasi ini mencuat dalam unggahan Instagram Menteri Sosial Gus Ipul, yang memperlihatkan dirinya tengah berdiskusi hangat bersama Prof. Mu’ti di sela rapat terbatas di Hambalang, Jawa Barat.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih” Jadi Senjata Baru Pemerintah Bangkitkan Ekonomi Desa

Program Sekolah Rakyat ini akan menjadi terobosan pendidikan alternatif berbasis komunitas yang dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat marjinal.

Menurut Prof. Mu’ti, tujuan besar dari sekolah ini adalah memperluas akses pendidikan bermutu dengan pendekatan kultural dan spiritual, sembari tetap mengikuti kurikulum nasional.

Sekolah Rakyat akan menjadi bagian dari inisiatif pendidikan inklusif, yang sebelumnya telah dikenal dengan inovasi-inovasi seperti Sekolah Alternatif dan Pendidikan Karakter berbasis Madrasah dan Masjid.

Baca Juga: BSU 2025 Cair, Buruh Bergaji Rp3,5 Juta ke Bawah Jadi Prioritas

Dalam beberapa tahun terakhir, Muhammadiyah telah mengembangkan lebih dari 6.000 satuan pendidikan di berbagai jenjang, dari PAUD hingga perguruan tinggi.

Adapun peluncuran pada 14 Juli 2025 mendatang bertepatan dengan awal tahun ajaran baru nasional.

Hal ini menunjukkan keseriusan Madrasah dan sekolahyang ada termaksd Muhammadiyah dalam menyelaraskan program pendidikannya dengan agenda pendidikan nasional.

Baca Juga: Prabowo Pacu Pertumbuhan Desa Lewat Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi dan Tekan Biaya Hidup

Gus Ipul dalam keterangannya juga menyampaikan bahwa pembahasan dengan Prof. Mu’ti mencakup sejumlah persiapan teknis, termasuk rekrutmen guru, sistem pembelajaran, serta dukungan komunitas lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X