Trump Ancam Potong Subsidi untuk Tesla dan SpaceX, Hubungan dengan Elon Musk Memanas

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Rabu, 2 Juli 2025 | 03:17 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Elon Musk menghadiri konferensi pers di Oval Office, Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, pada 30 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Elon Musk menghadiri konferensi pers di Oval Office, Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, pada 30 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS

Menanggapi ancaman tersebut, Musk melalui platform media sosial miliknya, X, menyatakan, “Saya secara harfiah mengatakan POTONG SEMUANYA. Sekarang.” Ia juga mengisyaratkan bahwa ia bisa memperparah konflik dengan Trump, namun memilih untuk menahan diri untuk saat ini.

Baca Juga: Detik Menegangkan Penyelamatan Anak Yang Tenggelam: Ilmu Sederhana yang Selamatkan Nyawa

Trump, melalui Truth Social, menuding Musk mungkin telah menerima “lebih banyak subsidi dibandingkan manusia mana pun dalam sejarah” dan menyatakan bahwa Amerika Serikat bisa “menghemat FORTUNE” jika menghentikan peluncuran roket, produksi mobil listrik, dan proyek satelit milik Musk. Ia juga menyebut bahwa lembaga efisiensi pemerintah yang pernah dipimpin Musk, Department of Government Efficiency (DOGE), “mungkin harus kembali dan memangsa Elon.”

 

Dampak Bagi Bisnis Tesla dan SpaceX

 

Perseteruan ini diperkirakan akan menambah tantangan baru bagi kerajaan bisnis Musk, terutama Tesla, yang saat ini sedang bertaruh besar pada proyek robotaxi otonom di Austin, Texas. Proyek ini sangat bergantung pada dukungan regulasi dari otoritas negara bagian dan federal.

 

“Valuasi Tesla saat ini sangat bergantung pada kemajuan teknologi otonom mereka. Jika situasi politik ikut menghambat regulasi, maka risikonya akan besar,” ujar Gene Munster dari Deepwater Asset Management.

Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Wali Kota Palu Hadiri Upacara Bersama Forkopimda dan Masyarakat

Rabu ini, Tesla dijadwalkan melaporkan angka pengiriman kuartal kedua, yang diperkirakan akan mengecewakan. Penjualan di pasar Eropa menunjukkan tren yang tidak konsisten, sebagian dipengaruhi oleh pandangan politik Musk yang condong ke sayap kanan, yang telah mengasingkan konsumen di beberapa negara.

 

Penghapusan subsidi kendaraan listrik diperkirakan bisa memangkas pendapatan Tesla hingga $1,2 miliar atau sekitar 17% dari pendapatan operasional 2024, menurut analisis J.P. Morgan sebelumnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Wisma Danantara, Tanda Mulai Beroperasinya Lembaga Investasi Negara Itu

Investor Mulai Mundur

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X