Sementara itu, kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Prancis. Untuk pertama kalinya sejak 1969, mereka kebobolan lima gol dalam satu pertandingan.
"Kami punya beberapa momen bagus, tapi tidak bermain konsisten selama 90 menit," kata kapten Prancis Kylian Mbappe. "Ketika tidak menang, pasti ada hal-hal negatif yang muncul. Tapi tidak semuanya buruk."
Baca Juga: ECB Kembali Pangkas Suku Bunga, Sinyal Perubahan Arah Kebijakan di Tengah Ketidakpastian Global
Laga ini menjadi pertandingan Nations League pertama yang menciptakan sembilan gol—sebuah laga epik yang akan dikenang lama, dan menjadi panggung gemilang seorang bintang muda bernama Lamine Yamal.
Artikel Terkait
Pengadilan Inggris Tolak Banding Taipan Rusia Ziyavudin Magomedov dalam Kasus Transneft
10 Desa Tangguh Jadi Garda Terdepan Perlindungan Pekerja Migran
UMKM Bangkit, Rakyat Mandiri: Perintis Berdaya Jadi Motor Baru Pengentasan Kemiskinan
Panen Prestasi di Perbatasan: Indonesia Ekspor Jagung Perdana ke Malaysia dari Bengkayang
India-AS Genjot Finalisasi Kesepakatan Tarif Interim Jelang Batas Waktu Trump
Ukraina Kecam Eropa: Dana Beku Rusia Malah Dibagikan ke Investor Barat, Bukan untuk Korban Perang
Jejak Nusantara di Liga Belanda: Ole Romeny, Sang Penyerang FC Utrecht Berdarah Medan
ECB Kembali Pangkas Suku Bunga, Sinyal Perubahan Arah Kebijakan di Tengah Ketidakpastian Global
Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Mantan Kades di Parigi Moutong Diciduk Polisi
Trump dan Xi Sepakat Lanjutkan Negosiasi Dagang di Tengah Ketegangan Perdagangan dan Sengketa Mineral