Inti berita:
• Sidrap keluar sebagai juara umum Porsenijar PGRI Sulsel 2026 dengan raihan 12 medali, mengungguli Kota Makassar dan Kabupaten Barru, sekaligus sukses sebagai tuan rumah penyelenggara.
METROSELEBES.com, SIDRAP — Riuh tepuk tangan menutup rangkaian Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026. Di hadapan ribuan peserta dari 24 kabupaten/kota, tuan rumah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memastikan pesta penutupan berlangsung sempurna setelah sukses mengawinkan status penyelenggara dengan gelar juara umum.
Berdasarkan klasemen akhir yang diumumkan panitia, kontingen Sidrap memimpin perolehan medali dengan raihan 4 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu atau total 12 medali. Kota Makassar mengikuti di posisi kedua dengan 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu, sedangkan Kabupaten Barru menempati peringkat ketiga setelah mengoleksi 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Keberhasilan Sidrap tidak hanya datang dari dominasi di arena perlombaan. Sebagai tuan rumah, daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo itu juga meraih Juara I Lomba Defile Terbaik, melengkapi pencapaian yang menjadi sorotan sepanjang pelaksanaan Porsenijar yang berlangsung pada 2–6 Juli 2026.
Baca juga: TNI Jaga Rumah Jampidsus, Penggeledahan Restoran Jadi Sorotan, Publik Tunggu Penjelasan Resmi
Empat medali emas Sidrap diraih melalui cabang Pembelajaran jenjang SMP/MTs, Vokal Grup, Pembacaan Ikrar Guru, dan Nyanyi Solo. Sementara tiga medali perak diperoleh dari Tari Kreasi, Tenis Lapangan, serta MTQ Putra. Adapun lima medali perunggu disumbangkan dari Melukis, Tenis Meja, Petanque Putra, Mendongeng Putra, dan Tari Tunggal.
Atas pencapaian PGRI Sidrap dalam Porsenijar Sulsel 2026, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan syukur atas perjuangan kontingen tuan rumah.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh keluarga besar PGRI Sidrap. Ini bukan hanya kemenangan, tapi bukti bahwa guru-guru Sidrap punya semangat, kekompakan, dan kualitas yang luar biasa, baik di kelas maupun di arena pertandingan," ujar Syaharuddin Alrif dikutip dari laman resmi Pemkab Wajo, Kamis (9/7/2026).
Persaingan antarkontingen berlangsung kompetitif hingga hari terakhir. Menariknya, seluruh 24 kabupaten/kota peserta berhasil membawa pulang medali. Capaian tersebut menjadi indikator pemerataan prestasi sekaligus meningkatnya kualitas pembinaan olahraga, seni, dan kompetensi tenaga pendidik di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ketua PGRI Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen dan Pemerintah Kabupaten Sidrap atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan sebagai tuan rumah maupun prestasi yang diraih merupakan hasil kerja sama semua pihak dalam menghadirkan ajang yang menjunjung sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan.
Berakhirnya Porsenijar PGRI Sulsel 2026 menjadi penanda berakhirnya kompetisi sekaligus awal dari semangat baru bagi para guru untuk terus mengembangkan prestasi di bidang olahraga, seni, dan pembelajaran. Hasil yang diraih masing-masing daerah diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi menghadapi penyelenggaraan Porsenijar pada edisi berikutnya. (*)
Artikel Terkait
Satu Kilogram Sabu Digagalkan Masuk Makassar, Operasi Senyap Aparat Bongkar Jejak Jaringan Internasional
Resmi Naik Kelas Jadi Polresta, Gowa Hadapi Tantangan Baru Jaga Keamanan Wilayah yang Terus Berkembang
Ratusan Miliar Rupiah Mengalir ke Petani Sulsel, Kejati Ikut Kawal Penyaluran Bantuan Pertanian dari Kementan
Gubernur Sulsel Pastikan Perbaikan Jalan Tetap Berjalan Sesuai Perencanaan, Warga Diminta Dukung Proses Pembangunan
TNI Jaga Rumah Jampidsus, Penggeledahan Restoran Jadi Sorotan, Publik Tunggu Penjelasan Resmi