Desak Made Rita Persembahkan Emas untuk Indonesia di World Climbing Series Krakow 2026

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Selasa, 7 Juli 2026 | 16:08 WIB
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas World Climbing Series Krakow 2026 dan membawa Indonesia mengoleksi empat medali.(Dok.Threads@Desak Made)
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas World Climbing Series Krakow 2026 dan membawa Indonesia mengoleksi empat medali.(Dok.Threads@Desak Made)

Interupsi berita:

• Di tengah sorotan publik terhadap pernyataannya yang sempat viral, Desak Made Rita menjawab semuanya dengan prestasi. Emas dari Krakow menjadi bukti bahwa Indonesia tetap diperhitungkan di panggung panjat tebing dunia.

 

METROSELEBES.com, KRAKOW - Sorak kemenangan kembali mengiringi langkah atlet panjat tebing Indonesia di pentas internasional. Dari Krakow, Polandia, Desak Made Rita Kusuma Dewi sukses mempersembahkan medali emas pada nomor speed putri dalam ajang World Climbing Series 2026, mempertegas konsistensinya sebagai salah satu pemanjat tercepat dunia.

Pada babak final yang berlangsung Sabtu (4/7/2026), Desak mencatatkan waktu 6,54 detik dalam format perlombaan empat jalur. Catatan tersebut mengantarkannya finis di posisi pertama, mengungguli atlet tuan rumah Natalia Kalucka yang meraih medali perak dengan waktu 6,62 detik. Sementara medali perunggu menjadi milik wakil Amerika Serikat, Emma Hunt.

Baca juga: Meninggalnya Dokter Unsrat Jadi Sorotan, Publik Dorong Penelusuran Transparan atas Penyebab Kematian

Keberhasilan Desak turut melengkapi pencapaian membanggakan kontingen Indonesia di Krakow. Selain emas dari nomor speed individu putri, Indonesia membawa pulang medali perak melalui pasangan Desak Made Rita dan Antasyafi Robby Al Hilmi pada nomor speed relay campuran. Duet ini juga membukukan rekor Asia dengan catatan waktu 11,30 detik.

Tambahan medali turut disumbangkan Raharjati Nursamsa yang meraih perunggu pada nomor speed putra. Sementara satu medali perunggu lainnya dipersembahkan pasangan Desak Made Rita dan Raji'ah Sallsabillah pada nomor speed relay putri, sehingga total Indonesia mengoleksi empat medali dalam kejuaraan tersebut.

Di tengah keberhasilan itu, nama Desak sempat menjadi perhatian publik setelah potongan wawancara seusai pertandingan beredar luas di media sosial. Sejumlah pihak menafsirkan pernyataannya sebagai kritik terhadap dukungan pemerintah kepada atlet.

Baca juga: Empat Negara Eropa Percepat Skema Pendanaan Pertahanan Baru, Target Rampung pada 2027

Menanggapi hal tersebut, Desak memberikan klarifikasi bahwa ucapannya tidak ditujukan untuk menyalahkan atau mengkritik pemerintah maupun pihak tertentu. Menurutnya, pernyataan tersebut hanya menggambarkan semangat juang atlet dalam menghadapi berbagai tantangan selama mengikuti kompetisi internasional. Ia juga menegaskan dukungan pemerintah tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasinya.

Prestasi yang diraih Desak Made Rita kembali menunjukkan kekuatan Indonesia di cabang olahraga panjat tebing. Hasil positif di Krakow menjadi modal berharga bagi tim nasional dalam menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk persiapan menuju Asian Games 2026.(*)

(Key/Ade)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X