TBC Menyerang Diam-Diam: Indonesia Urutan Kedua Dunia, Mampukah Tercapai Eliminasi 2030?

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 16:06 WIB
Berdasarkan Global TB Report 2024 yang dirilis oleh WHO, Indonesia menempati posisi kedua tertinggi di dunia dalam jumlah estimasi kasus dan kematian akibat TBC, (Instagram kemenkes_ri)
Berdasarkan Global TB Report 2024 yang dirilis oleh WHO, Indonesia menempati posisi kedua tertinggi di dunia dalam jumlah estimasi kasus dan kematian akibat TBC, (Instagram kemenkes_ri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam lima tahun menuju target eliminasi TBC (Tuberkulosis) tahun 2030, Indonesia menghadapi tantangan serius.

Berdasarkan Global TB Report 2024 yang dirilis oleh WHO, Indonesia menempati posisi kedua tertinggi di dunia dalam jumlah estimasi kasus dan kematian akibat TBC, setelah India.

Diperkirakan, sebanyak 1.090.000 kasus TBC terjadi di Indonesia pada 2023, dengan 125.000 kematian.

Baca Juga: Soal Isu Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Ketatanegaraan Saja

Namun, dari angka tersebut, baru 821.200 kasus yang berhasil dilaporkan.

Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan ini bukan hanya mencerminkan jumlah kasus yang tinggi, tetapi juga membuktikan bahwa sistem pelaporan dan deteksi dini semakin kuat dan aktif.

Peningkatan pelaporan ini adalah sinyal positif dalam upaya menanggulangi TBC, namun tetap menyisakan PR besar. Menurut WHO, ada 10,8 juta kasus TBC secara global di tahun 2023, dengan 1 juta kematian.

Baca Juga: Trump: Ketua The Fed Baru Segera Diumumkan, Harus Siap Turunkan Bunga

Indonesia menyumbang 10,1% dari total global, jauh di atas Tiongkok (6,8%) dan hanya di bawah India (25,8%).

Tantangan dan Optimisme Menuju 2030

Meskipun posisi Indonesia sangat mengkhawatirkan, Kementerian Kesehatan menyatakan optimisme untuk mengeliminasi TBC pada tahun 2030.

Upaya pelacakan kasus melalui digitalisasi sistem pelaporan dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi kunci penting.

Baca Juga: Putusan Kontroversial: Mahkamah Agung AS Dukung DOGE Akses Data Sensitif Warga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X