JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam langkah strategis memperkuat identitas dan pelayanan publik, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), melalui Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Dukcapil, menyepakati serangkaian kerja sama lintas sektor.
Kesepakatan ini mencakup rekonsiliasi data kependudukan, relokasi lembaga pemasyarakatan (lapas), hingga pembangunan kantor wilayah imigrasi dan pemasyarakatan.
Langkah rekonsiliasi data kependudukan menjadi titik tekan utama, dengan fokus pada integrasi data paspor dan identitas warga negara melalui Ditjen Dukcapil.
Baca Juga: Mahkamah Agung AS Tolak Uji Larangan Senjata Serbu dan Magasin Berkapasitas Tinggi
Kolaborasi ini dinilai krusial untuk meningkatkan akurasi data serta memperkuat keamanan nasional melalui validitas identitas penduduk.
“Keakuratan data menjadi fondasi pelayanan publik. Kita ingin semua data kependudukan dan keimigrasian sinkron agar tidak ada lagi kesalahan administratif,” ujar.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam pertemuan bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Senin (2/6/2025).
Relokasi Lapas dan Pembangunan Kantor Wilayah Baru
Sebagai bagian dari agenda reformasi pemasyarakatan, pemerintah juga mendorong relokasi lapas yang berada di kawasan permukiman padat ke wilayah pinggiran atau luar kota.
Penilaian awal menunjukkan keberadaan lapas di tengah kota sudah tidak layak, baik dari segi keamanan maupun tata ruang kota.
Langkah ini akan diikuti dengan pembangunan kantor wilayah (kanwil) baru untuk keimigrasian dan pemasyarakatan.
Kemendagri dan Kemenkumham bahkan akan mengeluarkan surat edaran bersama guna mempercepat penyediaan lahan oleh pemerintah daerah (Pemda).
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan BSU Rp300 Ribu untuk 17,3 Juta Pekerja Bergaji Rendah dan Guru Honorer
“Kami berharap Pemda dapat segera menyiapkan lahan. Ini untuk memperkuat layanan publik dan mengefisienkan koordinasi antar-instansi,” tambah Mendagri.
Artikel Terkait
Dapat Uang Tunai dan 20 Kg Beras! Ini Kejutan dari Program Kartu Sembako
Tiba-Tiba Dapat 20 Kg Beras dan Uang Tunai! Ini Rahasia Bantuan Baru Pemerintah yang Bikin Kaget Warga
Pemerintah Gelontorkan Rp24 Triliun untuk Liburan Murah dan Perlindungan Sosial
Stimulus Ekonomi Jumbo Diluncurkan, Liburan dan Bantuan Sosial Jadi Prioritas Pemerintah
Zero Tolerance for Integrity, NFA Siap Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan"
Pemerintah Gelontorkan Rp24,44 Triliun untuk Dorong Konsumsi Domestik, Sri Mulyani: Target Pertumbuhan Kuartal II Tetap 5%
Diskon Transportasi Besar-Besaran di Musim Liburan, Pemerintah Dorong Pergerakan Masyarakat
Pasar Global Bergejolak: Saham AS Turun, Dolar Melemah di Tengah Ketegangan Dagang dan Ketidakpastian Ekonomi
Mahkamah Agung AS Tolak Uji Larangan Senjata Serbu dan Magasin Berkapasitas Tinggi
Pemerintah Gelontorkan BSU Rp300 Ribu untuk 17,3 Juta Pekerja Bergaji Rendah dan Guru Honorer