"Ketika saya ditugasi ke BRIN ini, terus saya punya researcher itu 8.144 orang, saya pusing kepala. Ini pasti orang pintar semua. Tapi saya tidak mau kalah, saya suruh dites IQ dan EQ-nya. Supaya jelas, ini benar pintar atau hanya ngerepek," ujarnya disambut tawa hadirin.
Pernyataan Megawati ini sontak menjadi sorotan publik dan memancing berbagai respons di media sosial. Banyak yang menilai ucapan Megawati sebagai bentuk tekanan politik dari dalam, mengingat kedekatannya dengan Jokowi sebagai kader PDIP. ***
Artikel Terkait
Prabowo Ubah Lahan Penjara Jadi Rumah Rakyat, Pemanfaatan lahan penjara
Langkah Cerdas Kemenkop: Strategi Koprasi Desa Merah Putih Siap Kunci Celah Penyimpangan!
India Tegas Tolak Upaya China Ganti Nama Wilayah Arunachal, Tegaskan Kedaulatan Penuh
Gateball Jadi Target Eksibisi SEA Games 2025, Strategi Besar PB Pergatsi Terungkap
Serbuan Smartphone ke AS: Apple dan Samsung Hindari Tarif dengan Kiriman dari India
Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Komitmen Selesaikan Konflik Agraria Di Sulawesi Tengah
Bambang Hariyanto Lepas Jabatan Kajati Sulteng, Lanjutkan Tugas di Kejaksaan Agung
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Jamuan Delegasi Kedutaan Besar Swiss Bahas Kerja Sama Penanggulangan Bencana
Dijuluki Sahabat Strategis, Prabowo Terima Penghargaan Langka dari Sultan Brunei
Mega Corpora Minta Dua Kursi Direktur di Bank Sulteng, Guru Besar Untad Soroti Skema Kelompok Usaha Bank