Baca Juga: RUU Pajak dan Belanja Trump Disahkan DPR: Kemenangan Politik Besar yang Picu Polemik Nasional
Sektor otomotif Jepang juga dalam radar investor. Menurut Citi, skenario dasar adalah tarif 25% yang berkelanjutan. Namun jika tarif hanya 10%, saham otomotif Jepang bisa melonjak hingga 50%.
Emas Makin Bersinar. Dalam situasi penuh ketidakpastian, emas kembali menjadi aset lindung nilai favorit. Harga emas mencetak rekor demi rekor, naik 26% sepanjang tahun ini dan kini berada di sekitar $3.330 per ons.
Kenaikan emas bahkan mengalahkan performa bitcoin (naik 14%) dan saham Nvidia (naik 18%). Sejak awal April, permintaan terhadap emas meningkat, didorong oleh pembelian dari bank sentral, manajer dana, hingga investor ritel.
Survei UBS Asset Management menunjukkan 39% responden berencana menambah kepemilikan emas mereka, naik dari 15% tahun lalu. Kekhawatiran terhadap independensi The Fed, yang kerap dikritik Trump karena dianggap lambat memangkas suku bunga, turut menjadi faktor pendorong minat pada emas.
Kesimpulan: Dengan berakhirnya masa 90 hari penangguhan tarif, dunia kini menanti langkah Trump berikutnya — apakah akan memperpanjang jeda, melakukan kompromi, atau justru kembali memicu ketegangan. Satu hal yang pasti: pasar global tetap bersiap menghadapi segala kemungkinan, bahkan yang paling tak terduga.