internasional

Korea Utara Resmikan Zona Wisata Pantai Wonsan, Targetkan Jadi Destinasi Kelas Dunia

Kamis, 26 Juni 2025 | 07:07 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya, Kim Ju Ae, berdiri di pantai saat upacara untuk merayakan penyelesaian Zona Wisata Pesisir Wonsan Kalma, di Wonsan, Korea Utara, pada 24 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

KORUT,METROSELEBES.COM-Korea Utara secara resmi meresmikan pembukaan Zona Wisata Pesisir Wonsan Kalma, sebuah proyek ambisius di pantai timur negara itu yang digadang-gadang akan menjadi ikon pariwisata internasional. Pemimpin tertinggi Kim Jong Un menghadiri langsung acara peresmian tersebut pada 24 Juni, didampingi oleh putrinya, Kim Ju Ae.

Baca Juga: Wall Street Beragam: Nasdaq Naik, Dow Melemah di Tengah Damainya Timur Tengah dan Fokus pada Powell

Menurut kantor berita negara KCNA, Kim menyatakan “kepuasan besar” atas rampungnya proyek yang mampu menampung hingga 20.000 pengunjung ini. Ia menegaskan bahwa Korea Utara akan terus membangun zona wisata berskala besar lainnya dengan kecepatan tinggi sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi non-industri.

 

Proyek ini telah menjadi bagian penting dari visi Kim sejak pertama kali diumumkan pada tahun 2014. Kota pesisir Wonsan, yang sebelumnya menjadi lokasi liburan favorit warga lokal, kini dikembangkan menjadi destinasi bernilai miliaran dolar yang diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara di masa depan.

Baca Juga: Trump Isyaratkan Pelonggaran Sanksi Minyak Iran Demi Pemulihan Ekonomi Teheran

Namun, meski pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang tidak terkena sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa, proyek ini dilaksanakan tanpa mitra asing besar. Hal ini tidak lepas dari sanksi internasional yang dijatuhkan akibat program senjata Korea Utara.

 

Zona wisata Wonsan Kalma akan mulai menerima pengunjung domestik mulai 1 Juli. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai pembukaan bagi wisatawan asing. Sejak menutup perbatasan pada awal pandemi COVID-19 pada 2020, Korea Utara perlahan melonggarkan pembatasan sejak tahun 2023. Meskipun ibu kota Pyongyang dan sebagian besar wilayah lainnya masih tertutup bagi turis asing, negara ini telah menggelar acara seperti maraton internasional pada April lalu.

 

Menariknya, Duta Besar Rusia untuk Korea Utara bersama staf kedutaan diundang sebagai tamu kehormatan dalam acara peresmian tersebut. Hal ini mencerminkan semakin eratnya hubungan antara Pyongyang dan Moskow, di tengah isolasi ekonomi dan politik kedua negara.

Baca Juga: Rutte Sebut Trump seperti Ayah di Tengah Perkelahian Anak Sekolah, Puji Peran Kunci dalam Perdamaian Iran-Israel

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama bilateral, kedua negara juga sepakat untuk mengaktifkan kembali layanan kereta penumpang langsung antara ibu kota masing-masing untuk pertama kalinya sejak 2020. Korea Utara juga diketahui telah mengizinkan kelompok wisatawan asal Rusia masuk ke negaranya.

 

Halaman:

Tags

Terkini