Dua pesanan dari Arab Saudi – masing-masing dari AviLease dan Riyadh Air – juga diharapkan diumumkan oleh Airbus pada hari pertama pameran.
Sementara itu, Boeing telah menunda hampir semua pengumuman besar, termasuk rencana pembaruan armada dari pelanggan lama mereka, Royal Air Maroc. Perusahaan asal AS ini sebelumnya sudah mengumumkan sejumlah kontrak besar saat kunjungan Trump ke Teluk, menjadikan pameran di Paris kali ini relatif sepi bagi mereka.
Fokus pada Teknologi Pertahanan dan Otonomi. Selain sektor komersial, Paris Airshow tetap menjadi ajang penting bagi perusahaan pertahanan dan luar angkasa, baik yang mapan maupun pendatang baru, untuk memamerkan teknologi terbaru seperti kecerdasan buatan (AI) dan sistem otonom.
Meskipun dibayangi tragedi dan ketegangan geopolitik, Paris Airshow 2025 tetap menjadi panggung utama yang menggambarkan dinamika kompleks dunia kedirgantaraan saat ini—sebuah industri yang harus terus terbang di tengah badai.