Trump sendiri dikenal sering membuat ancaman tarif yang kemudian dibatalkan di menit-menit akhir, menciptakan ketidakpastian di kalangan pelaku bisnis dan pemimpin global. Meski demikian, indeks saham AS tercatat menguat pada Kamis sebagai respons terhadap kabar adanya kelanjutan dialog bilateral.
Delegasi AS Siap Bertemu Rekan Tiongkok. Trump mengumumkan bahwa delegasi AS yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer akan segera bertemu dengan delegasi Tiongkok di lokasi yang belum ditentukan.
Namun demikian, ketidakpastian masih menyelimuti kelanjutan gencatan senjata tersebut. Trump menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan dengan tetap memberlakukan hambatan ekspor, dan sebagai balasan, ia menginstruksikan pembatasan ekspor perangkat lunak desain chip ke Tiongkok. Beijing menolak tudingan itu dan mengancam akan mengambil langkah balasan.
Baca Juga: Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Mantan Kades di Parigi Moutong Diciduk Polisi
"Amerika Serikat seharusnya melihat secara realistis kemajuan yang telah dicapai dan mencabut kebijakan negatif terhadap Tiongkok," demikian pernyataan pemerintah Tiongkok yang disiarkan oleh kantor berita Xinhua. Xi juga menekankan agar AS "menangani isu Taiwan secara bijaksana."
Rivalitas Global Berlanjut. AS secara terbuka menyebut Tiongkok sebagai pesaing geopolitik utama yang memiliki kapasitas menyaingi kekuatan ekonomi dan militer AS. Meskipun kerap berselisih secara kebijakan, Trump kerap menyampaikan kekaguman pribadi terhadap kepemimpinan Xi, termasuk soal kemampuan mempertahankan kekuasaan tanpa batas masa jabatan.
Panggilan telepon ini disebut dilakukan atas permintaan Trump. Namun, tidak ada kejelasan kapan terakhir kali kedua pemimpin berbicara langsung. Mereka terakhir kali bertemu tatap muka pada KTT G20 di Osaka pada 2019, meski Xi sempat mengunjungi AS pada November 2023 untuk bertemu dengan Presiden Joe Biden dan menyepakati kerja sama di bidang militer dan penanggulangan fentanyl.
Baca Juga: Indonesia dan Prancis Teken Deklarasi Kolaborasi Pertanian Masa Depan
Dengan mendekatnya musim belanja akhir tahun dan ancaman kekacauan rantai pasok global, investor dan pelaku pasar kini menantikan hasil nyata dari pembicaraan lanjutan ini. Sementara itu, sengketa tarif AS-Tiongkok masih menjadi objek gugatan di pengadilan federal AS.