JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam langkah strategis memperkuat hubungan bilateral di sektor pertanian, Indonesia dan Prancis menandatangani Declaration of Intent sebagai dasar kerja sama jangka panjang.
Penandatanganan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, mewakili Indonesia dalam menandatangani deklarasi bersama delegasi Prancis.
Baca Juga: Revolusi Kepala Sekolah: Pemerintah Pastikan Kualitas dan Pemerataan Melalui Permendikdasmen 2025
Kolaborasi ini mencakup ketahanan pangan, riset pertanian, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta modernisasi alat dan infrastruktur pertanian.
“Diplomasi hijau ini merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pangan yang tangguh dan adaptif di tengah krisis global,” kata Menteri Amran.
Penandatanganan ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Prancis, dan menjadi langkah awal menuju visi jangka panjang: 100 tahun kemitraan strategis pada tahun 2050.
Baca Juga: Produksi Suzuki Swift Terhenti Akibat Pembatasan Ekspor Rare Earth oleh China
Kedua negara berkomitmen membangun ketahanan pangan global melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.
Data dari Badan Pangan Dunia (FAO) menunjukkan bahwa pada 2023 lebih dari 780 juta orang di dunia mengalami kelaparan. Situasi ini diperparah oleh krisis iklim dan konflik geopolitik.
Indonesia sebagai negara agraris berpotensi menjadi penyuplai pangan utama kawasan Asia dan dunia jika mampu memodernisasi pertaniannya.
Baca Juga: Logam Tanah Jarang: Pembatasan Ekspor China Lumpuhkan Industri Otomotif Global
Sementara itu, Prancis dikenal sebagai salah satu negara dengan teknologi pertanian canggih di Eropa.
Artikel Terkait
Marselino Absen Lawan China, Kluivert Optimistis: Kami Punya Banyak Pemain Pengganti
Dorong Swasembada Lewat Infrastruktur, Pemerintah Siapkan Inpres Jalan Daerah (IJD)
Setelah Terapkan Jam Malam, Gubernur Jabar Larang Guru Beri PR kepada Siswa
Pelatih China Was-Was Hadapi Timnas Indonesia, Sebut GBK Kandang yang Menakutkan
Fase Puncak Haji Dimulai, Jemaah Indonesia Bergerak Menuju Arafah untuk Wukuf
Living Plaza Palu Resmi Dibuka, Wali Kota Hadianto: Ini Tonggak Sejarah Baru
Jelang Idul Adha, Satgas Madago Raya Intensif Sisir Jalur Pegunungan Poso
Logam Tanah Jarang: Pembatasan Ekspor China Lumpuhkan Industri Otomotif Global
Produksi Suzuki Swift Terhenti Akibat Pembatasan Ekspor Rare Earth oleh China
Revolusi Kepala Sekolah: Pemerintah Pastikan Kualitas dan Pemerataan Melalui Permendikdasmen 2025