Yomiuri juga melaporkan bahwa beberapa pejabat Jepang berharap kesepakatan dagang dapat dicapai dan diumumkan bertepatan dengan ulang tahun Presiden Trump pada 14 Juni mendatang.
Akazawa menyatakan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk mempercepat jalannya negosiasi dan mengadakan satu putaran lagi sebelum KTT G7 yang akan berlangsung pada 15–17 Juni di Kanada. Namun, ia menegaskan bahwa kesepakatan final hanya dapat dicapai jika AS bersedia memberikan konsesi, termasuk dalam hal tarif otomotif.
Perdana Menteri Ishiba sebelumnya mengatakan bahwa negosiasi bilateral mencakup perluasan kerja sama perdagangan, pengurangan hambatan non-tarif, dan penguatan keamanan ekonomi. Jepang juga telah menyampaikan kemungkinan peningkatan pembelian peralatan militer dan energi dari AS, serta tawaran kerja sama dalam pembangunan kapal dan perbaikan kapal perang AS di fasilitas Jepang.
Baca Juga: Pertahanan Global Goyang: Ketika Eropa Berkata ‘Tidak’ pada Amerika di Asia
Langkah diplomatik ini mencerminkan tekad Jepang untuk menjaga hubungan ekonomi dan strategis dengan AS, sembari melindungi industri dalam negerinya dari dampak kebijakan proteksionis Washington.