Kebocoran Udara di ISS Tunda Misi Astronot Swasta, Penerbangan Perdana Astronot India Terhambat

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Jumat, 13 Juni 2025 | 19:42 WIB
Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) difoto oleh anggota kru Ekspedisi 66, kosmonaut Roscosmos Pyotr Dubrov, dari pesawat luar angkasa Soyuz MS-19, dalam gambar yang dirilis pada 20 April 2022. Source FOTO: REUTERS
Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) difoto oleh anggota kru Ekspedisi 66, kosmonaut Roscosmos Pyotr Dubrov, dari pesawat luar angkasa Soyuz MS-19, dalam gambar yang dirilis pada 20 April 2022. Source FOTO: REUTERS

HOUSTON,METROSELEBES.COM-NASA secara resmi menunda tanpa batas waktu misi penerbangan empat astronot swasta ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), menyusul penyelidikan serius atas kebocoran udara yang terus terjadi di segmen Rusia dari laboratorium luar angkasa tersebut. Seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (12/06/2025).

Baca Juga: Persib, Arema, Hingga Oxford United Ramaikan Piala Presiden 2025

Penundaan ini diumumkan pada Kamis, saat badan antariksa Amerika Serikat itu bekerja sama erat dengan badan antariksa Rusia, Roscosmos, guna menyelidiki tanda tekanan baru yang terdeteksi oleh kosmonaut di Modul Layanan Zvezda — sebuah bagian penting dari ISS yang telah beroperasi selama lebih dari dua dekade. Modul tersebut telah lama mengalami kebocoran kecil, namun kini memicu kekhawatiran lebih besar.

 

“Para kosmonaut baru-baru ini melakukan inspeksi menyeluruh terhadap permukaan dalam modul bertekanan, menyegel beberapa area tambahan yang mencurigakan, dan mengukur tingkat kebocoran saat ini,” ungkap NASA dalam pernyataannya. “Setelah upaya tersebut, segmen ini kini dapat mempertahankan tekanannya.”

Baca Juga: Menjelang Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise, Maia Estianty Tulis Pesan Haru; Bunda Tak Akan Pernah Jauh

Meski begitu, NASA tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang seberapa besar tingkat kebocoran yang terdeteksi. Walaupun retakan-retakan kecil ini belum membahayakan keselamatan astronot secara langsung, kehadirannya semakin menjadi pertanda penuaan sistem di ISS — sebuah isu yang sudah lama dibahas oleh komunitas internasional, khususnya mengingat rencana pensiun ISS pada tahun 2030.

 

Kebocoran udara pada struktur ISS bukanlah hal baru, terutama di bagian yang dibangun oleh Rusia. Retakan mikro telah ditambal sementara oleh kru menggunakan perekat, selotip khusus, dan solusi darurat lainnya. Namun perbaikan ini hanya bersifat sementara, dan masalah terus berulang.

Baca Juga: Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Strategis Demi Pelayanan Publik Lebih Maksimal

Penundaan ini juga berdampak pada misi penting Axiom Mission 4, yang dijadwalkan membawa salah satu calon astronot dari India, Wing Commander Shubhanshu Shukla. Shukla, seorang pilot Angkatan Udara India berusia 39 tahun, merupakan bagian dari empat astronot dalam pelatihan yang dipilih oleh Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) untuk misi luar angkasa berawak pertama India, Gaganyaan, yang ditargetkan mengudara pada tahun 2027.

Baca Juga: Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Strategis Demi Pelayanan Publik Lebih Maksimal

Dengan tertundanya Axiom Mission 4, debut kehadiran astronot India di ISS dari korps astronot nasional juga ikut terganggu. Shukla seharusnya menjadi perwakilan pertama India yang menjejakkan kaki di ISS sebagai bagian dari kerjasama antariksa komersial internasional.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X