WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Komunitas Yahudi di ibu kota Amerika Serikat tengah diliputi kecemasan setelah dua staf kedutaan besar Israel ditembak mati di luar Museum Yahudi Ibu Kota pada Rabu malam.
Baca Juga: Hubungan Erat Harvard dengan Tiongkok Kini Jadi Sorotan Politik di Bawah Pemerintahan Trump
Serangan tersebut, yang diduga kuat bermotif antisemitisme, telah memicu peningkatan keamanan di sinagoga dan institusi Yahudi lainnya di Washington.
Adam Zimmerman, seorang konsultan media asal Rockville, Maryland, menggambarkan kejadian itu sebagai "pengingat mengerikan" akan bahaya yang terus mengintai komunitas Yahudi. Zimmerman, yang menemani kunjungan lapangan putranya ke museum sejarah alam pada hari yang sama, tak pernah membayangkan bahwa hanya beberapa jam kemudian, tragedi berdarah akan terjadi di museum lain yang tak jauh dari lokasi itu.
Baca Juga: China Janji Lindungi Mahasiswa di Luar Negeri Usai AS Batasi Akses ke Harvard
“Sebagai orang tua Yahudi di kota ini, saya merasa kami semua harus terus waspada setiap saat,” ujar Zimmerman, 43 tahun, yang juga cucu dari penyintas Holocaust.
Penembakan itu terjadi usai sebuah acara diplomatik tahunan yang diselenggarakan oleh Komite Yahudi Amerika (AJC) di Museum Yahudi. Tersangka tunggal, Elias Rodriguez dari Chicago, ditangkap di dalam museum setelah berhasil masuk di tengah kekacauan pasca-penembakan. Dalam keterangannya kepada polisi, Rodriguez menyatakan bahwa ia melakukan aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina dan Gaza.
Alan Ronkin, direktur regional AJC Washington, mengatakan bahwa keamanan dalam acara sudah diperketat. Namun, insiden ini tetap membuat pihaknya berkomitmen untuk meninjau ulang semua protokol keamanan. “Komunitas kami terguncang, namun tetap tangguh,” kata Ronkin.
Baca Juga: Masa Depan Pirelli di Ujung Tanduk Tanpa Kesepakatan dengan Sinochem, CEO Peringatkan
Pihak berwenang setempat, termasuk Kepolisian Metropolitan D.C., telah meningkatkan patroli di sekitar sinagoga dan institusi Yahudi lainnya. Ron Halber, CEO Dewan Hubungan Komunitas Yahudi Washington, menyatakan bahwa meskipun ketakutan menyelimuti banyak orang, ia menegaskan pentingnya untuk tetap menjalani kehidupan Yahudi secara terbuka dan bangga.