Ini Nama 13 Korban Ledakan Amunisi di Garut Teridentifikasi, Dua Perwira TNI dan Warga Sipil Jadi Korban

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Selasa, 13 Mei 2025 | 06:58 WIB
Ilustrasi ledakan - Tragedi pemusnahan amunisi usang di Desa Sagara, Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menewaskan 13 orang.  (Foto : pixabay/ds-grafikdesign)
Ilustrasi ledakan - Tragedi pemusnahan amunisi usang di Desa Sagara, Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menewaskan 13 orang. (Foto : pixabay/ds-grafikdesign)

GARUD, METROSELEBES.COM – Tragedi ledakan amunisi kadaluarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menewaskan 13 orang pada Senin, 12 Mei 2025.

Dari total korban jiwa, empat di antaranya adalah anggota TNI, sementara sembilan lainnya merupakan warga sipil.

Baca Juga: Usai Ledakan Tewaskan 13 Orang di Garut, TNI Peringatkan Masih Ada Bahan Peledak Aktif di Lokasi

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, memastikan seluruh korban telah teridentifikasi dan dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk, Garut, untuk proses autopsi dan penanganan lanjutan.

Berikut daftar lengkap 13 korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut:

Empat Anggota TNI:

  1. Kolonel Korps Peralatan Antonius Hermawan
  2. Mayor Korps Peralatan Anda Rohanda
  3. Kopda Eri Dwi Priambodo
  4. Pratu Aprio Setiawan

Sembilan Warga Sipil: 5. Agus bin Kasmin
6. Ipan bin Obur
7. Anwar bin Inon
8. Iyus Ibing bin Inon
9. Iyus Rizal bin Saepuloh
10. Toto
11. Dadang
12. Rustiawan
13. Endang

Ledakan tersebut terjadi saat proses pemusnahan amunisi tak layak pakai dari Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III milik Pusat Peralatan TNI AD (Puspalad).

Baca Juga: Berikut Kronologi Ledakan Amunisi di Garut, Terdapat Perangkat Bahan Peledak yang Tetiba Meletus dari Dalam Lubang

Kegiatan dilakukan di lahan milik BKSDA Garut sekitar pukul 09.30 WIB.

TNI menyatakan investigasi tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan.

Baca Juga: Ledakan Amunisi Tewaskan 11 Orang di Garut, TNI dan Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa tim penyidik dari TNI AD telah diterjunkan ke lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, aparat masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi karena dikhawatirkan masih terdapat sisa bahan peledak yang belum meledak. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X