Ceroboh Israel Tembak Mati Tiga Sandera Warganya Sendiri, IDF Minta Maaf dan Janji Transparansi

photo author
Hud Assagaf, Metro Selebes
- Sabtu, 16 Desember 2023 | 22:17 WIB
IDF (Militer Israel) dilaporkan tak berhenti melancarkan gempuran udara ke sejumlah titik di Jalur Gaza Palestina, terutama bagian selatan (Foto: instagram@idfgroundforces)
IDF (Militer Israel) dilaporkan tak berhenti melancarkan gempuran udara ke sejumlah titik di Jalur Gaza Palestina, terutama bagian selatan (Foto: instagram@idfgroundforces)

 

MetroSelebes - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengakui telah melakukan kesalahan fatal dengan menembak mati tiga warga Israel yang menjadi sandera Hamas di Gaza.

Insiden ini terjadi pada Jumat, 15 Desember 2023, saat IDF berhadapan dengan Hamas di wilayah Gaza.

IDF mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka salah mengira tiga sandera tersebut sebagai militan Palestina dan membunuh mereka dengan tembakan.

Baca Juga: Warga Binaan Lapas Ampana Beragama Nasrani Laksanakan Ibadah Jumat Di Gereja OIKUMENE

IDF menyampaikan permintaan maaf dan belasungkawa kepada keluarga korban dan berjanji akan melakukan penyelidikan yang transparan dan bertanggung jawab atas insiden ini.

IDF juga mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas kejadian yang menimpa tiga sandera tersebut.

Tiga sandera yang tewas adalah Yotam Haim, 28 tahun, Samer Altalalkka, 25 tahun, dan Alon Semris, 26 tahun. Mereka adalah tiga pemuda Israel yang diculik oleh Hamas dari komunitas Israel pada 7 Oktober 2023.

Baca Juga: Hadapi Pemilu 2024, Petugas Lapas Ampana Serahkan e-KTP Kepada Warga Binaan

Menurut juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, ketiga sandera itu sempat melarikan diri dari tempat penahanan Hamas dan mencoba mencari bantuan dari IDF, namun malah ditembak oleh pasukan Israel yang tidak mengenali mereka.

Insiden ini menambah deretan kegagalan IDF dalam menghadapi Hamas di Gaza.

Sebelumnya, IDF juga mengalami kerugian besar dengan kehilangan ratusan prajuritnya, termasuk perwira elit, dalam pertempuran sengit dengan Hamas.

Baca Juga: Wujud Sinergitas Bersama APH Dan Peningkatan Kewaspadaan Jelang Nataru, Lapas Ampana Sambangi Polres Touna

IDF menggunakan strategi Gideon, yang merupakan taktik perang yang mengandalkan pasukan kecil namun bergerak cepat dan mematikan.

Namun, strategi ini ternyata tidak efektif di Gaza, karena Hamas mampu menjebak dan menghabisi pasukan Israel dengan cara-cara licik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hud Assagaf

Tags

Rekomendasi

Terkini

X