MetroSelebes - Pada tanggal 5 November 2023, Hizbullah, kelompok militan Lebanon yang telah lama berkonflik dengan Israel, melancarkan serangan hebat terhadap posisi Israel di perbatasan mereka.
Serangan ini mengejutkan dunia internasional dan memicu kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.
Hizbullah menggunakan rudal anti tank yang diluncurkan dari Lebanon dalam serangan ini.
Akibat serangan tersebut, sebuah truk militer Israel terbakar, dan tragisnya, sepuluh tentara Israel tewas dalam serangan tersebut.
Laporan tentang serangan ini pertama kali muncul di The Times of Israel, dan informasi lebih lanjut disampaikan oleh Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel, Letnan Kolonel Avicai Andrae.
Letnan Kolonel Andrae menyampaikan bahwa Hizbullah terus menyerang situs militer Israel dan kota-kota sipil di wilayah perbatasan.
Dalam serangan yang terjadi pada tanggal 5 November, rudal anti tank Hizbullah langsung menghantam sebuah truk militer Israel yang sedang melintas.
Di dalam truk tersebut, sepuluh tentara Israel menjadi korban ketika truk tersebut meledak dan terbakar. Mereka tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri.
Serangan ini menunjukkan eskalasi ketegangan yang berlangsung lama antara Hizbullah dan Israel di kawasan perbatasan Lebanon-Israel.
Kedua pihak telah terlibat dalam konflik bersenjata sejak lama, dan serangan-serangan semacam ini terus mengancam stabilitas di kawasan tersebut.
Sementara dunia internasional terus memantau perkembangan situasi ini, tragedi yang menimpa sepuluh tentara Israel dalam serangan ini menjadi pengingat akan dampak serius dari konflik di Timur Tengah.