Ketakutan Zionis Yahudi di Palestina: Dengan Menanam Ribuan Pohon Gahrqad sebagai Simbol Persembunyian

photo author
Hud Assagaf, Metro Selebes
- Sabtu, 4 November 2023 | 15:16 WIB
Pohon gharqad, sejenis tanaman semak belukar yang disebut menjadi tempat Yahudi bersembunyi dari serangan umat muslim kelak. (Instagram.com/@la_ode_ali_hanafi)
Pohon gharqad, sejenis tanaman semak belukar yang disebut menjadi tempat Yahudi bersembunyi dari serangan umat muslim kelak. (Instagram.com/@la_ode_ali_hanafi)

MetroSelebes - Konflik antara Zionis Yahudi dan umat Islam di Palestina telah menjadi isu kemanusiaan yang belum menemui titik damai hingga saat ini.

Di tengah perlakuan brutal yang sering kita saksikan di berbagai platform media sosial, muncul pertanyaan, mengapa Zionis Yahudi begitu ketakutan? Apa hubungannya dengan Pohon Gahrqad?

Pada awalnya, sejarah berdirinya Israel sebagai negara memiliki latar belakang kepercayaan umat Yahudi terhadap konsep Tanah Israel atau "R Israel."

Baca Juga: Banyak Di Minati, Ini Dia Oppo Find N3 Flip dengan Layar Cover Intuitive Dan Kamera FlexForm7 Multi-Angle

Konsep ini semakin terwujud setelah Perang Dunia Pertama, ketika Inggris menguasai seluruh tanah Palestina.

Liga Bangsa-Bangsa kemudian mengakui mandat Britania atas Palestina sebagai negara orang Yahudi.

Namun, kebijakan kolonial Inggris yang merugikan rakyat Palestina membuat ketegangan semakin meningkat.

Baca Juga: Bikin Lupa Jalan Pulang ! Inilah Pesona Kehidupan Desa Adat Sasak di Lombok NTB Yang Harus Kamu Ketahui.

Deklarasi Balfour pada tahun 1917 adalah salah satu perjanjian kolonial Inggris yang memungkinkan migrasi Yahudi ke Palestina serta melegalkan pembelian dan perampasan tanah yang difasilitasi oleh Inggris.

Ini mengakibatkan pertumbuhan populasi Yahudi di Palestina dari 83.000 jiwa menjadi 467.000 dalam periode 1922 hingga 1940.

Tanah yang dulunya hanya berkisar 148.000 hektar semakin meluas hingga mencapai 383.000 hektar.

Baca Juga: Waduh!, Mitsubishi Merilis All New Pajero Sport 2024: Fitur Canggih, dan Mesin Hybrid, Toyota Fortuner Kaget..

Namun, klaim bahwa Palestina adalah tanah nenek moyang Yahudi tidak memiliki dasar sejarah yang kuat.

Sejarah mencatat bahwa Nabi Ibrahim telah mendatangi Palestina sebelum kedatangan Nabi Musa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hud Assagaf

Tags

Rekomendasi

Terkini

X