Akses masuknya bahan makanan ke ‘negeri yang diberkahi’ ini bahkan dihalangi sehingga penduduk Palestina terancam kelaparan.
Tak hanya suplai bahan makanan, suplai air bersih dan listrik pun coba diputus oleh Israel.
Bahkan Israel semakin brutal. Pasukan tempur Israel kini membombardir lokasi-lokasi pengungsian masyarakat sipil.
Ribuan wanita dan anak-anak tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Aksi balas dendam Israel ini tentu saja menuai reaksi keras dari seluruh dunia. Negeri-negeri Eropa kini secara terbuka menyatakan kebencian mereka terhadap Israel.
Pada akhir Oktober, sebanyak 1 juta penduduk Inggris berunjukrasa sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.
Mereka mengibarkan bendera Palestina dan mengutuk genosida yang dilakukan Benyamin Netanyahu dan pasukannya. ***