Palu Waterfront Street Food Siap Saingi Baruga, Kawasan Kuliner Kreatif Terpanjang di Sulawesi Tengah

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 29 Mei 2025 | 20:59 WIB
Pemerintah Kota Palu tengah menyiapkan kawasan pesisir sebagai sentra street food dan ekonomi kreatif sepanjang 3 km yang akan mulai digarap setelah proyek elevated road (jalan layang) selesai pada akhir tahun ini. (Instagram hadiantorasyid)
Pemerintah Kota Palu tengah menyiapkan kawasan pesisir sebagai sentra street food dan ekonomi kreatif sepanjang 3 km yang akan mulai digarap setelah proyek elevated road (jalan layang) selesai pada akhir tahun ini. (Instagram hadiantorasyid)

 

KOTA PALU, METROSELEBES.COM – Pemerintah Kota Palu tengah menyiapkan kawasan pesisir sebagai sentra street food dan ekonomi kreatif sepanjang 3 km yang akan mulai digarap setelah proyek elevated road (jalan layang) selesai pada akhir tahun ini.

Langkah ini bertujuan untuk mendongkrak potensi wisata dan UMKM lokal, serta menghadirkan kawasan kuliner malam yang menyaingi popularitas Baruga Street Food di Jln Baruga.

Rencananya, konsep “Palu Waterfront Street Food” ini akan menyerupai Baruga namun dengan skala yang lebih besar, mencakup sepanjang 3 km pesisir Kota Palu.

Kawasan ini akan dilengkapi fasilitas armada antar-jemput dari kedua titik ujung kawasan untuk memudahkan mobilitas pengunjung, serta pemasangan tower lampu seperti di Lapangan Vatulemo untuk penerangan malam hari.

Baca Juga: Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Lokal: Kopdes Merah Putih Balai Gadang Diresmikan di Padang

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan bahwa pemindahan area Car Free Day (CFD) dari Jln Moh Yamin ke kawasan baru ini juga akan memperkuat posisi Palu Waterfront sebagai ruang publik multifungsi.

Pendaftaran tenant akan diumumkan melalui akun Instagram resmi Pemkot Palu, @palu.kota.

Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) 2023, terdapat lebih dari 11.000 UMKM aktif di Kota Palu, dengan sekitar 30% di antaranya bergerak di bidang kuliner.

Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan omzet pelaku usaha kecil menengah hingga 40% dalam dua tahun ke depan, berdasarkan proyeksi Dinas Koperasi dan UKM Palu.

Baca Juga: GPM Juni 2025: Serbuan Harga Pangan Murah, Solusi Jitu Jelang Iduladha

Proyek penataan kawasan pesisir ini juga sejalan dengan tren peningkatan wisata domestik di Sulawesi Tengah. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa Palu mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisatawan domestik sebesar 22% pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai referensi, konsep serupa juga berhasil diterapkan di Pantai Losari Makassar dan Manado Boulevard, yang kini menjadi ikon wisata kuliner masing-masing kota.

Dengan potensi geografis dan budaya yang dimiliki, Palu Waterfront Street Food berpeluang besar menjadi destinasi kuliner ikonik baru di Indonesia bagian timur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X