KOTA PALU, METROSELEBES.COM – Pemerintah Kota Palu tengah menyiapkan kawasan pesisir sebagai sentra street food dan ekonomi kreatif sepanjang 3 km yang akan mulai digarap setelah proyek elevated road (jalan layang) selesai pada akhir tahun ini.
Langkah ini bertujuan untuk mendongkrak potensi wisata dan UMKM lokal, serta menghadirkan kawasan kuliner malam yang menyaingi popularitas Baruga Street Food di Jln Baruga.
Rencananya, konsep “Palu Waterfront Street Food” ini akan menyerupai Baruga namun dengan skala yang lebih besar, mencakup sepanjang 3 km pesisir Kota Palu.
Kawasan ini akan dilengkapi fasilitas armada antar-jemput dari kedua titik ujung kawasan untuk memudahkan mobilitas pengunjung, serta pemasangan tower lampu seperti di Lapangan Vatulemo untuk penerangan malam hari.
Baca Juga: Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Lokal: Kopdes Merah Putih Balai Gadang Diresmikan di Padang
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan bahwa pemindahan area Car Free Day (CFD) dari Jln Moh Yamin ke kawasan baru ini juga akan memperkuat posisi Palu Waterfront sebagai ruang publik multifungsi.
Pendaftaran tenant akan diumumkan melalui akun Instagram resmi Pemkot Palu, @palu.kota.
Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) 2023, terdapat lebih dari 11.000 UMKM aktif di Kota Palu, dengan sekitar 30% di antaranya bergerak di bidang kuliner.
Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan omzet pelaku usaha kecil menengah hingga 40% dalam dua tahun ke depan, berdasarkan proyeksi Dinas Koperasi dan UKM Palu.
Baca Juga: GPM Juni 2025: Serbuan Harga Pangan Murah, Solusi Jitu Jelang Iduladha
Proyek penataan kawasan pesisir ini juga sejalan dengan tren peningkatan wisata domestik di Sulawesi Tengah. Data Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa Palu mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisatawan domestik sebesar 22% pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagai referensi, konsep serupa juga berhasil diterapkan di Pantai Losari Makassar dan Manado Boulevard, yang kini menjadi ikon wisata kuliner masing-masing kota.
Dengan potensi geografis dan budaya yang dimiliki, Palu Waterfront Street Food berpeluang besar menjadi destinasi kuliner ikonik baru di Indonesia bagian timur.
Artikel Terkait
Ruas Jalan Provinsi Labonu–Mepanga Banyak Rusak, Pemprov Sulteng Belum Programkan Perbaikan Tahun Ini
Kemenag Ingatkan Jemaah Haji Jaga Dokumen, Ke Toilet Pun Tas Paspor Jangan Dilepas
Partai Gema Bangsa Nyatakan Dukungan Penuh Terhadap Program “Sembilan Berani” Gubernur Anwar Hafid
Residivis Jambret Ojol Ditangkap Warga di Palu, Sempat Diamuk Massa
Kopdes Merah Putih Tembus 60 Ribu Unit, Bukti Gotong Royong Bangun Ekonomi Desa
Gubernur Anwar Hafid Apresiasi Dukungan Partai Gema Bangsa Terhadap Program “Sembilan Berani”
146 Peserta Lolos Rikkes Tahap I Siap Lanjut Seleksi Polri di Polda Sulteng
Presiden Prabowo Raih Kepercayaan Tertinggi, Bukti Awal Kepemimpinan Berbuah Positif
GPM Juni 2025: Serbuan Harga Pangan Murah, Solusi Jitu Jelang Iduladha
Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Lokal: Kopdes Merah Putih Balai Gadang Diresmikan di Padang