Sadis! Suami Hajar Istri di Pinggir Jalan, Warga Hanya Menonton

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 21:31 WIB
Aksi sadis seorang pria yang diduga suami tega menghajar istrinya secara brutal di pinggir jalan terekam kamera warga dan viral di media sosial. (Tangkap layar vidio fb Rahmat Hidayat)
Aksi sadis seorang pria yang diduga suami tega menghajar istrinya secara brutal di pinggir jalan terekam kamera warga dan viral di media sosial. (Tangkap layar vidio fb Rahmat Hidayat)

 

PALU, METROSELEBES.COM – Aksi sadis seorang pria yang diduga suami tega menghajar istrinya secara brutal di pinggir jalan terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan korban dipukul dari dalam rumah dan lari keluar, dan dipukul lagi hingga terkapar di tanah, sementara pelaku terus melayangkan pukulan kearah korban saat sudah terkapar di hadapan warga sekitar yang hanya menonton tanpa memberikan bantuan.

Dalam tayangan video yang dibagikan akun Facebook Rahmad Hidayat, terlihat jelas situasi mencekam ketika seorang perempuan dipukuli oleh pria berbaju merah.

Baca Juga: Tangis dan Amarah Ayah Prada Lucky: Seragam Tak Lagi Suci Jika Pelaku Tak Dihukum Mati

Meski terdapat beberapa orang di sekitar lokasi kejadian, tidak ada satu pun yang berani melerai aksi kekerasan tersebut.

Kondisi korban yang sudah terjatuh di pinggir jalan membuat netizen geram dan menyebut kejadian ini sebagai tindakan penganiayaan berat yang seharusnya segera ditindak hukum.

Komentar warganet pun membanjiri unggahan tersebut. Salah satunya dari akun Upessy Femmy yang menyayangkan sikap diam warga, “Kalau saja ada tindakan dari dua orang pria itu, pasti tidak terjadi hal yang lebih buruk.

Baca Juga: Tangis dan Amarah Ayah Prada Lucky: Seragam Tak Lagi Suci Jika Pelaku Tak Dihukum Mati

” Warganet lain juga mengekspresikan kemarahan dan keheranannya karena banyak yang hanya melihat tanpa bertindak, menyebut tindakan itu sebagai bentuk kelalaian sosial.

Peristiwa ini menjadi potret nyata lemahnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Seharusnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) seperti ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya masalah pribadi pasangan.

Baca Juga: Jerit Emosi Ayah Korban: TNI Diminta Kembali ke Jalur Kehormatan

Menurut data Komnas Perempuan tahun 2024, terdapat lebih dari 20.000 kasus KDRT yang dilaporkan di Indonesia, dan lebih dari 60% korban tidak mendapatkan pertolongan dari lingkungan sekitarnya saat peristiwa berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X