JAKARTA, METROSELEBES.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR RI 2025 bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (15/8/2025).
Dalam Pidato kenegaraan Prabowo menyampaikan bahwa, pembangunan ekonomi Indonesia harus berlandaskan semangat gotong royong, asas kekeluargaan, serta menjaga keseimbangan kemajuan dan persatuan.
Sebagai langkah nyata, Prabowo meluncurkan program besar pendirian 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Trump Pertimbangkan Tarif Baru untuk China Terkait Impor Minyak Rusia
Program ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi lokal, membuka jutaan lapangan kerja baru, dan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Koperasi ini digadang menjadi tulang punggung ekonomi nasional yang berpihak pada rakyat kecil.
Kementerian Koperasi dan UKM menambahkan bahwa hingga pertengahan 2025, koperasi telah berkontribusi sekitar 5,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Baca Juga: Keajaiban di Lautan: Nelayan Hilang 5 Hari Terombang-ambing Ombak Akhirnya Selamat Ditemukan
Dengan adanya program Koperasi Merah Putih, kontribusi tersebut ditargetkan meningkat signifikan hingga menyentuh angka 10% pada 2029.
Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh, demokratis, dan berkelanjutan.
Sebagai pembanding, Bank Dunia dalam laporannya tahun 2024 menyebutkan bahwa koperasi di negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan mampu menopang 20–30% sektor ritel dan pertanian.
Dengan jumlah koperasi yang besar, Indonesia berpeluang menjadikan koperasi sebagai instrumen utama dalam menghadapi tantangan global, menjaga ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Artikel Terkait
Prabowo Tegas Bantah Anggapan Pemikiran Bung Karno Dan Bung Hatta Sudah Tak Relevan
Pasha Ungu Dukung Aturan LMKN Dan Imbau Masyarakat Tetap Apresiasi Lagu Lokal
Prabowo Selamatkan Rp300 Triliun Dana APBN 2025 Dari Risiko Korupsi Dan Dialihkan Untuk Rakyat
Bitcoin Sempat Sentuh Rp1,93 Miliar per Koin Sebelum Anjlok Usai Data Inflasi AS Tekan Pasar
Kasus Bupati Pati Sudewo Jadi Sorotan Presiden Prabowo, Gerindra Pastikan Sudah Beri Teguran Keras
MA Kembali Tolak PK Jessica Kumala Wongso, Vonis 20 Tahun Penjara Tetap Berlaku
China Sebut Pemasangan Pelacak Lokasi pada Pengiriman Chip oleh AS sebagai “Insting Kekaisaran Pengawasan”
Trump Janjikan Upaya Selamatkan Jimmy Lai di Tengah Negosiasi Dagang dengan China
Trump Pertimbangkan Tarif Baru untuk China Terkait Impor Minyak Rusia
Keajaiban di Lautan: Nelayan Hilang 5 Hari Terombang-ambing Ombak Akhirnya Selamat Ditemukan