Program ini juga merupakan bagian dari respon pemerintah atas laporan Badan Pangan Nasional yang menyebutkan kenaikan harga beras terjadi merata di berbagai daerah pasca musim panen.
Selain beras, beberapa komoditas strategis lain seperti minyak goreng dan gula pasir juga turut didistribusikan di lapangan dalam program ini.
Dengan strategi ini, pemerintah berharap masyarakat tak hanya bisa mengakses bahan pokok dengan harga murah, tapi juga memperoleh kepastian pasokan dalam jangka menengah-panjang.
Baca Juga: Sambutan Adat Megah di Mepanga, Bukti Komitmen Lestarikan Budaya Lokal
Operasi beras murah nasional ini pun diyakini dapat menahan laju inflasi pangan yang sempat mencapai 4,8 persen pada triwulan sebelumnya.***
Artikel Terkait
Di Balik Luka Caesar: Video Viral Buka Mata Publik tentang Beratnya Perjuangan Ibu Melahirkan
Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik Tergantung di Pagar Makam Kreo Selatan, Warga Geger
Kala Yuni Shara Rela Hadiri Ultah Mantan Suami Demi Anak: Yang Penting Mereka Bahagia
Viral! Dua Pria Diduga Edarkan Uang Palsu di Toko Kelontong Kembangan, Pemilik Warung Sadar Saat Transaksi
Anies Baswedan Kecewa Vonis 4,5 Tahun untuk Tom Lembong: Fakta Diabaikan, Keadilan Belum Tuntas
Koperasi Jadi Garda Distribusi Subsidi: LPG dan Bahan Pokok Kini Lewat Kopdes Merah Putih
Sambutan Adat Megah di Mepanga, Bukti Komitmen Lestarikan Budaya Lokal
Detik-detik Kapal Sabuk Nusantara Tabrak Bagang Terbesar di Tolitoli, Ini Penyebab dan Respons Warganet
Ribu Koperasi Merah Putih Diluncurkan! Pemerintah Genjot Ekonomi Desa Lewat Gerakan Kolektif
Pemerintah Geruduk Pasar! 1,3 Juta Ton Beras SPHP Disalurkan ke 5.000 Titik, Harga Terkunci dan Merata