JAKARTA, METROSELEBES.COM - Peluncuran resmi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang sebelumnya dijadwalkan pada 19 Juli 2025, kini diundur menjadi 21 Juli 2025.
Penundaan ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), usai rapat koordinasi persiapan peluncuran yang digelar di kantornya di Jakarta.
Penundaan dua hari ini memiliki alasan strategis. Zulhas menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan arahan dari Presiden RI dapat diikuti oleh seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
Baca Juga: DPR RI Tegaskan Pembahasan Revisi KUHAP Tidak Gelap-Gelapan, Publik Diundang Terlibat Langsung
“Kami ingin arahan Presiden bisa diikuti semua pihak, makanya dipindah ke hari kerja,” ujar Zulhas.
Kegiatan peluncuran Kopdes Merah Putih ini ditargetkan dihadiri oleh seluruh unsur pemerintah, mulai dari Gubernur, Bupati/Walikota, Kepala Desa, BPD, hingga Pendamping Desa, baik secara langsung (luring) maupun daring.
Presiden Republik Indonesia sendiri dijadwalkan akan meresmikan peluncuran kelembagaan Kopdes Merah Putih pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah.
Baca Juga: RUU KUHAP Kini Dibuka Lebar untuk Publik, DPR Klarifikasi 6 Miskonsepsi Krusial
Program ini diyakini sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa dan kelurahan. Menurut data Kemenko Pangan, dari sekitar 80.000 desa dan kelurahan di Indonesia, sebanyak 80 persen ditargetkan telah memiliki Kopdes Merah Putih aktif yang akan mulai beroperasi secara nasional pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
Dengan sinergi dari kementerian terkait, pemerintah daerah, dan perangkat desa, program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi desa, serta mendorong ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Visi besar dari program ini adalah menciptakan desa yang mandiri, bebas dari ketimpangan ekonomi, dan memperkuat semangat kemerdekaan dengan slogan: “Kemerdekaan Semakin Nyata, Bebas dari Kemiskinan.”
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Jadi Mesin Baru UMKM: Menkop Dorong Percepatan Ekonomi Kolektif
Sebagai informasi tambahan, peluncuran Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari agenda prioritas nasional dalam meningkatkan daya saing ekonomi pedesaan dan menekan angka kemiskinan ekstrem yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Indonesia.
Artikel Terkait
Diplomasi Pertahanan di Indo-Pasifik: Indonesia-AS Perkuat Strategi Keamanan Kawasan
Simbol Palu Arit Muncul di Palu, Warga Geram: “Luka Lama Terbuka Lagi”
Langkah Serius Pemerintah: KUR Perumahan Siap Jalan Juli 2025, Permen PKP Segera Rampung
Kosong Adalah Isi: Ketika Logika Anak Filsafat Viral di Dunia Maya"
Ramalan Mencekam Hard Gumay: Hindari Terbang 23-25 Agustus dan Desember 2025
1000 SPPG untuk Pesantren: Komitmen Pemerintah Atasi Kemiskinan Lewat Pendidikan Vokasional
Beras Oplosan Rugikan Rakyat, DPR Siap Kawal Tuntas hingga ke Akar Permainan Pangan
Kopdes Merah Putih Jadi Mesin Baru UMKM: Menkop Dorong Percepatan Ekonomi Kolektif
RUU KUHAP Kini Dibuka Lebar untuk Publik, DPR Klarifikasi 6 Miskonsepsi Krusial
DPR RI Tegaskan Pembahasan Revisi KUHAP Tidak "Gelap-Gelapan", Publik Diundang Terlibat Langsung