Tarif Trump 32% Mengancam Ekspor, Prabowo Gerak Cepat Cari Pasar Baru

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Senin, 14 Juli 2025 | 15:06 WIB
Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan besar setelah Amerika Serikat menetapkan tarif impor sebesar 32% terhadap sejumlah komoditas dari Indonesia. (FOTO ILUSTRASI)
Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan besar setelah Amerika Serikat menetapkan tarif impor sebesar 32% terhadap sejumlah komoditas dari Indonesia. (FOTO ILUSTRASI)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan besar setelah Amerika Serikat menetapkan tarif impor sebesar 32% terhadap sejumlah komoditas dari Indonesia.

Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah proteksionis lanjutan yang diwarisi dari era Presiden Donald Trump, yang dikenal dengan strategi "America First"-nya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa pemerintah tidak tinggal diam.

Baca Juga: PM Australia Albanese Serukan Kerja Sama dengan China Atasi Kelebihan Kapasitas Baja Global

Saat ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sedang melakukan lobi intensif ke pemerintah AS agar tarif tersebut dapat ditinjau ulang, terutama bagi produk ekspor strategis Indonesia seperti karet, tekstil, dan produk elektronika.

Presiden Prabowo Subianto pun langsung turun tangan dengan strategi jangka panjang.

Salah satunya dengan membuka pasar ekspor baru ke negara-negara non-tradisional, termasuk Afrika, Timur Tengah, dan Asia Selatan.

Baca Juga: Rusia dan Tiongkok Bahas Perang Ukraina dan Hubungan dengan AS di Tengah Ketegangan Global

Menurut sumber dari Kemenko Perekonomian, langkah ini bertujuan agar Indonesia tidak tergantung pada pasar AS dan tetap menjaga neraca perdagangan tetap surplus.

Pakar ekonomi internasional menilai bahwa respons cepat ini penting agar Indonesia tidak kehilangan momentum pertumbuhan ekspor yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Berdasarkan data BPS, AS merupakan salah satu dari lima besar tujuan ekspor Indonesia, dengan nilai mencapai lebih dari US$ 20 miliar per tahun.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X